• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

OJK Ajak Para Atlet Popnas NTB Investasikan Uang

17 November
13:23 2019
2 Votes (4.5)

KBRN, Mataram : Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Nasional  POPNAS ke XV  tahun 2019 yang diselenggarakan Kemenpora RI di Jakarta.

Bentuk perhatian OJK tersebut, dengan  memberikan pengenalan tentang investasi modal kepada 62 atlet kontingen  POPNAS NTB bersama 17 official,    sebelum diberangkatkan ke Jakarta. Meteri yang diberikan tentang investasi dipasar modal  yakni, reksadana, saham dan obligasi, yang berlangsung di Hotel  Arum Jaya Mataram.

Pemateri Putu Candrawati, dari OJK Wilayah Bali, Nusra, Minggu (17/11/2019), menjelaskan   materi tentang investasi dipasar modal ini, sangat penting untuk dikenalkan  kepada  para atlet,  untuk  mengelola keuangan.

Hal ini  dimaksudkan,  agar para  atle terutama para juara,  bisa mengelola uang yang didapat dari  bonus pemberian  pihak pemda maupun sponsor.

“Kalau dia, juara upama mereka dapat bonus, jangan dihabisin semua, mumpung masih usia muda. Nanti kalau dia sudah tua, kita sudah   ada tabungannya,” ujar Putu Candrawati.

OJK,  mengejari mereka bagaimana mengelola uang yang di dapat melalui kejuaraan olahraga  yang dapat pada usia atau usia produktif. Salah satunya melalui  investasi  di pasar modal,  yang paling gampang  adalah reksadana.

Atau bisa juga sedia payung, upamanya asuransi  dengan aktif membayar premi, tinggal menikmati  sekian tahun ada jatuh temponya.

“Kami disini juga menekankan untuk hati-hati terhadap investasi bodong dan merugikan, karena itu kami disini membantu, agar tidak terjerumus didalam investasi bodong,”  katanya mengingatkan para atlet.

“Saya tidak tau juga,  apakah para atlet  mendapatkan dana pensiun atau tidak,  nach.. kalau tidak ada dia harus nabung di usia muda. Jangan sampai atlet-atlet di usia produktif  tidak nabung, sehingga di usia tuannya  ada yang diandalkan. Sebab kita khawatir  diusia tuanya,   mengalami kekurangan atau hidupnya terlunta-lunta,” jelasnya.

Putu Candrawati melanjutkan,  seorang atlet tidak hanya mengandalkan fisik semata, tapi juga atlet harus pintar  bertanding meraih kemenangan, juga pintar mengelola keuangan yang diperoleh untuk kepentingan dirinya di usia tua.

“Inilah upaya  bersama  berusaha  memberitahu para atlet ini, mumpung masih muda manfaatkan uang hasil jeripayah selama ini dengan baik,” lanjutnya.

Selain itu, OJK juga mengingatkan para atlet yang mau berinvestasi,  jangan terjerumus dalam investasi bodong. Karena itu disarankan kalau mau berinvestasi   kepada para atlet maupun masyarakat dapat  memastikan investasi itu,  apakah bodong dan  tidak terdaftar di OJK.

“Upamanya sulit  untuk mengenali investasi ini bagus apa nggak, maka   dipersilahkan untuk menghubungi informasi di OJK dengan Call center 157, untuk memastikan perusahaan  investasi ini terdaftar di ojek,”  beber Putu.

Sebab kalau tidak terdaftar di OJK, jika  terjadi kerugian, maka susah buat mereka  dalam mendapatkan ganti ruginya. Tapi kalau perusahaan investasi  itu, terdaftar di OJK, diawasi oleh OJK,  maka kalau terjadi apa-apa masyarakat bisa mengadukan ke OJK dan OJK akan mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan itu, dan berusaha sampai nasabah mendapatkan ganti rugi.      

  

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00