• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada 2020

Usai Daftar Bacabup Sumenep, Fattah Jasin Rajin Sowan ke Ulama

17 November
14:39 2019
0 Votes (0)

KBRN, Situbondo: Usai mendaftar sebagai bakal calon bupati Sumenep melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Fattah Jasin, rajin sowan ke beberapa ulama berpengaruh di Jawa Timur, salah satunya kepada KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo, Minggu (17/11/2019).

"Silaturrahim dengan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, semoga dapat barokah. Karena pesantren ini merupakan pesantren tua di Jawa Timur," kata Fattah Jasin, sesaat setelah keluar dari rumah pengasuh.

Fattah Jasin mengaku, keinginan menjadi calon bupati karena dorongan dari berbagai pihak, termasuk dari tokoh-tokoh PKB. Apalagi, Fattah Jasin punya keinginan untuk memajukan Sumenep, yang merupakan tanah kelahirannya. 

"Kita tahu Sumenep punya sumber daya alam yang baik, sehingga butuh sentuhan dari orang yang dianggap ahli. Dan saya punya pengalaman dengan mengabdi di Pemprov Jatim selama 32 tahun," bebernya.

Katanya, saat sowan, KHR Azaim berpesan untuk selalu bersilaturrahim dengan para ulama. Menjaga aset Sumenep terutama pulau-pulaunya agar tidak dimiliki orang luar. 

"Intinya kiai turut mendoakan pencalonan saya," ujarnya.

Sementara itu, tokoh muda asal Sumenep, Madura, Rausi Samorano menyatakan, Fattah Jasin merupakan sosok yang visioner dan punya elektabilitas yang bagus untuk memimpin Sumenep lewat kontestasi politik di 2020 mendatang.

"Fattah Jasin salah satu putra terbaik Sumenep, dan berpengalaman dalam bidang pemerintahan," ujarnya kepada RRI saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Hanya saja, Fattah Jasin belum begitu dikenal masyarakat Sumenep di tingkat akar rumput, karena banyak berkiprah di luar daerah. Namun, elektabilitasnya dinilai lebih bagus dibandingkan 10 bakal calon bupati yang mendaftar melalui PKB, yang memiliki 10 kursi DPRD tersebut. 

"Memang belum ada kedekatan baik secara kultural maupun emosional dg masyarakat sumenep," tegasnya.

Pantauan RRI, kehadiran Fattah Jasin didampingi oleh mantan Gubernur Jatim periode 1998 hingga 2008, Imam Utomo, dan beberapa simpatisan lainnya. Usai bertemu KHR Azaim Ibrahimy, rombongan bertakziah ke makam Pahlawan Nasional KHR As'ad, yang tak lain adalah pendiri Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo.

Sebelum ke Ponpes Salafiyah Syafi'iyah, Fattah Jasin bersama rombongan, sowan ke Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo, KHR Holil As'ad. Sayangnya, putra Pahlawan Nasional tersebut sedang berada di luar kota. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00