• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Anugrah KPID 2019 Pembuktian Lembaga Penyiaran Sangat Penting

17 November
20:30 2019
1 Votes (5)

KBRN, Mataram : Pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak menampikkan peran dari radio dan televisi sangat penting dan strategis.

Pasalnya tidak serta merta program–program yang dimiliki bisa diketahui oleh masyarakat luas tanpa diinformasikan oleh lembaga penyiaran baik radio dan televisi.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Siti Rohmi Djalilah (17/11/2019) pada Malam Penganugerahan KPID 2019 menyatakan, NTB bak surga yang harus disyukuri dengan cara menjaga kondusifitas, keamanan, kenyamanan, sinergi dan kebersamaan seperti yang ditunjukkan KPID NTB. 

“Karena kita sadar tanpa gotong royong dan tanpa sinergitas, susah, enggak mungkin. Tidak ada keberhasilan di NTB ini di klaim oleh satu orang. Kalau eksekutif dan legislatifnya tidak kompak bahkan satu sama lain tidak ada kebersamaan maka mustahil akan berhasil,” katanya.

“Jadi semua yang kita capai dan raih di NTB ini adalah hasil kita bersama. Dan tentunya peran dari lembaga penyiaran radio dan televisi yang sangat luar biasa,” sambungnya.

Ummi Rohmi mengungkapkan, kebersamaan ini menjadi energi positif yang luar biasa kedepannya. Sehingga pemerintah daerah dan provinsi pandai – pandai memanfaatkan radio dan televisi untuk bagaimana bisa menyiarkan berita – berita yang positif, sehat.

Karena bagaimanapun lanjutnya, lembaga penyiaran merupakan corong yang sangat strategis sebab lembaga penyiaran baik radio dan televisi sudah menggunakan Teknologi Informasi.

“Kita tidak boleh menampikkan televisi dan radio yang mana sebenarnya tidak tergantikan perannya. Sebagaimana disampaikan bahwa penyiar – penyiar yang lama dan tidak asing ditelinga kita, itu kita rindu. Nah mudah mudah semua ini bisa bersinergi dengan baik sehingga radio dan televisi ini menjadi satu instrumen yang memang penting, kita akui penting dan seterusnya akan menjadi lebih penting lagi untuk kesuksesan bagi tercapainya NTB Gemilang,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTB Yusron Saudi mengatakan, Malam Anugrah KPID 2019 menjadi ajang silaturrahmi dari seluruh insan media penyiaran. Bahkan menjadi ajang pembuktian dari karya terbaik para jurnalistik radio dan televisi di Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Malam ini adalah malam silaturrahmi untuk kita semua. Sehingga apa yang dihasilkan oleh lembaga penyiaran untuk NTB yang gemilang,” paparnya.

Disebutkan, lembaga penyiaran memilili andil besar dalam menjaga kondusifitas daerah. Dan informasi yang disuguhkan sesuai dengan fakta serta anti hoax.

Karya yang masuk dalam anugrah KPID 2019 ini mencapai 378 karya yang lebih menekankan tentang membangun NTB. 

“Tahapan penilaian terhadap karya yang masuk dilakukan setahun bukan dua atau tiga hari. Jadi benar – benar dilakukan dengan baik,” tutupnya.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00