• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada 2020

Ini Visi Misi 8 Calon Wakil Bupati Kulon Progo

21 November
20:18 2019
0 Votes (0)

KBRN, Kulon Progo : Delapan orang Calon Wakil Bupati Kulon Progo melakukan penyampaian visi misi di Sekretariat bersama atau Sekber penjaringan calon wakil bupati Cawabup Kulon Progo sisa masa jabatan 2019-2022 (22/11/2019). Para calon ini, menyampaikan visi misinya dihadapan Ketua, Sekretaris, Bendahara dari partai pengusung, Ketua Bapilu, dan tiga akademisi. Penyampaian visi misi ini merupakan salah satu poin penilaian delapan calon tersebut, sebelum nantinya dikerucutkan akan menjadi dua calon tetap. 

Ketua Sekber Penjaringan Cawabup Kulon Progo Sudarta mengatakan, penyampaian visi misi tersebut bertujuan untuk mengklarifikasi kelayakan menjadi wakil bupati. Menurutnya, pengaruh visi misi dalam penilaian sangat besar, sehingga ada standar penjaringan cawabup yang sudah ditetapkan.

"Setiap hasil tahapan penjaringan Calon Wakil Bupati, akan dikomunikasikan dengan pusat, serta meminta masukan dari bupati," ujar Sudarta di Sekber Penjaringan Cawabup Kulon Progo (21/11/2019).

Dijelaskannya, dua nama calon tetap secepatnya akan dikirimkan ke DPRD Kulon Progo. Tujuannya agar pada bulan Januari tahun depan sudah ada nama wakil bupati yang baru.

Sementara itu, Salah satu calon wakil bupati yang menyampaikan visi misi, Fajar Gegana mengatakan, dirinya apabila terpilih nanti, akan memilih fokus menjalankan program yang terdapat pada RPJMD perubahan. Ia tidak ingin memaksakan visi misinya,  dan mendukung penuh program yang ada.

"Kita ikuti saja, karena visi misi sendiri akan sangat sulit bahkan tidak mungkin dilakukan,"ujar fajar.

Usai menyampaikan visi misinya, calon wakil bupati lainnya Bambang Ratmaka Yulianta mengatakan, siap untuk menjawab tantangan pembangunan kedepannya. Selain itu, dia juga siap mendorong kinerja eksekutif di Kulon Progo agar dapat bekerja lebih efektif dan efisien. Tidak hanya itu, Bambang juga berjanji akan mendorong masyarakat agar mandiri agar ikut berkembang bersama dengan wilayahnya.

"Jika terpilih nantinya, saya siap mendorong agar program yang dilanjutkan bisa optimal. Diluar itu, baru kemudian saya bisa berinovaso dalam rangka mempersiapkan  masyarakat," tuturnya.

Dia menjelaskan, pembangunan bandara di Kulon Progo pasti akan diikuti dengan pembangunan lainnya seperti kereta bandara, jalan tol dan sebagainya. Hal ini kemudian akan berdampak pada munculnya hotel, restoran, hiburan dan lainnya.

Atas dasar fakta inilah, masyarakat perlu dipersiapkan sejak awal, agar mereka tidak hanya menjadi penonton. Mereka harus siap, karena yang akan ikut berperan, karena adalah masyarakat yang siap, tidak hanya masyarakat Kulon Progo namun juga yang lainnya.

"Saya akan berupaya untuk mendorong masyarakat agar memiliki kemandirian, kekuatan dan kesempatan," terangnya.

Bambang menambahkan, pertumbuhan ekonomi tidak bisa hanya satu sisi, namun memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya. Karena itu, harus ada pendanaan, keahlian masyarakat dan kemampuan pengusahanya. 

Calon Wakil Bupati lainnya Anton Supriyono mengatakan, dirinya akan berupaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera, rukun, toleran, mandiri dan berdaya saing. Tidak hanya itu, tata kelola pemerintahan yang baik dan berbasis kerakyatan juga akan diupayakan bisa terwujud di Kulon Progo.

"Bila terpilih, saya akan mengelola keuangan secara efektif dan efisien. Salah satu caranya melalui penambahan Alokasi Dana Desa (ADD) menjadi 13 persen," jelas Anton.

Pasca melaksanakan penyampaian Visi Misi, Mantan Ketua DPRD DIY yang juga mencalonkan Yoeke Indra Agung Laksana mengatakan, dirinya ingin membantu pengembangan kawasan bandara. Keberadaan Yogyakarta International Airport akan menjadi faktor utama dalam hal pengembangan kesejahteraan masyarakat. 

"Saya akan memastikan kedudukan calon wakil bupati 100 % mendukung pelaksanaan program bupati," ujar Yoeke.

Dia menjelaskan, yang perlu diketahui bahwa calon wakil bupati kali ini adalah calon wakil bupati sisa masa jabatan. Karena itu tidak mungkin ada program baru atau visi misi baru.

Sedangkan kandidat lainnya, yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Bappeda Kulon Progo Agus Langgeng Basuki mengatakan, dirinya siap mempercepat kesejahteraan masyarakat dengan cara menyederhanakan birokrasi. Selain itu dia juga berupaya menangani kemiskinan dengan memakai strategi baru.

"Selain itu saya juga akan berupaya memberdayakan masyarakat secara terpadu dan menangkap berbagai dampak investasi dan program strategis nasional,"jelasnya.

Sementara itu, calon Wakil Bupati atas nama Sumanto menjanjikan alan mengangkat ekonomi kerakyatan dan pembangunan berbasis digital jika terpilih. 

"Saya berniat mengelola kekayaan Sumber Daya Alam Kulon Progo dengan melibatkan Sumber Daya Manusia lokal," tuturnya.

Sedangkan Fidelis Indriarto Diponegoro yang juga mencalonkan diri, mengatakan, dirinya berniat menyempurnakan semangat bela beli Kulon Progo. Caranya yaitu menjadikannya Smart Bela Beli Kulon Progo. 

"Kekayaan Sumber Daya Alam yang dimiliki Kulon Progo, akan diangkat berbarengan dengan upaya mendorong potensi manusianya," ujarnya.

Adapun calon wakil bupati terakhir adalah Eko Susanto. Warga Samigaluh ini berniat meminimalisir kesenjangan Kabupaten Kulon progo dengan kabupaten/kota lain di DIY.

"Saya berupaya mengembangkan potensi yang ada meski saya tidak ada basic politik," jelasnya.

Terkait penyampaian visi misi 8 Calon Wakil Bupati Kulon Progo, Ari Sujito dari UGM Yogyakarta mengatakan, dalam proses penjaringan cawabup Kulon Progo tidak perlu digali adanya visi misi baru. Pada sisa masa jabatannya nanti, Cawabup hanya memiliki peran membantu visi misi bupati, sehingga hanya perlu kedekatan dan kecocokan cawabup dengan bupati. 

"Bupati Kulon Progo sekarang kan halus dan kalem, sehingga butuh sosok wabup yang memiliki gebrakan namun juga visi misinya tetap sejalan" tutur Ari.

Ari menamahkan, Kabupaten Kulon Progo pada saat ini tengah tumbuh dan berkembang. Hal ini ditandai dengan berbagai program nasional yang dijalankan. Karena itu Wakil Bupati Kulon Progo yang terpilih nantinya harus mempunyai terobosan, disamping program dasar yang dilaksanakan oleh pasangan Hasto-Tedjo.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00