• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Ada 49 Warisan Nasional Indonesia Kini Mendapat Pengakuan Dunia

2 December
15:34 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : 2019 masyarakat dunia merayakan "Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)" ke - 74. Peringatan yang selalu dirayakan pada 24 Oktober itu, dirangkaikan dengan berbagai kegiatan. Tak terkecuali di Indonesia, melalui kementerian luar negeri rutin menggelar peringatan "Hari PBB" dan bekerja sama dengan beberapa pihak terkait. "Hari PBB" di Indonesia tahun ini mengusung tema " "Indonesian Heritage for the Global Peace and Sustainable Development" atau "Warisan Kita untuk Perdamaian dan  Pembangunan Berkelanjutan".

Direktur Jenderal Multilateral kemenlu RI, Febrian Ruddyard, mengatakan tugas utama PBB dalam memastikan terjadinya perdamaian dan pembangunan berkelanjutan, erat kaitannya dengan keberadaan warisan nasional.

"Konsep universal dalam warisan dunia memaknai suatu warisan bukan hanya milik suatu negara atau satu bangsa. Tapi, milik seluruh bangsa di dunia yang akan diturunkan dari generasi ke generasi. Hal inilah yang diharapkan dapat memupuk rasa solidaritas antar bangsa, yang akan menjadi modal dasar  bagi perdamaian dunia," ujar Febrian ketika memberikan sambutan pada pembukaan "Hari PBB", di Perpustakaan Nasional, Senin (2/12/2019). di Jakarta.

Febrian menambahkan, setidaknya 49 warisan nasional Indonesia telah diakui oleh dunia dan hal itu merepresentasikan prestasi besar Indonesia.

"Hingga saat ini Indonesia berkontribusi aktif dalam program warisan dunia. Ditahun 2019 ini 4 situs Indonesia telah memperkaya ketetapan UNESCO. Dengan masuknya 4 situs tersebut kini telah terdapat 49 warisan nasional Indonesia yang mendapat pengakuan dunia. 4 situs warisan budaya, 4 situs warisan alam, 9 situs warisan budaya tak benda, 4 global geo park, 16 cagar biosfer, 3 kota dalam creative city network, serta 8 warisan dokumenter sebagai ingatan politik dunia. Ini merupakan prestasi luar biasa dan saya rasa kita bisa lakukan banyak hal bersama-sama kedepannya," jelasnya.

Menurut Febrian, secara khusus bagi Indonesia dengan puluhan warisan nasional yang telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan dunia, itu diartikan pula  sebagai kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia dan pembangunan berkelanjutan.

"Penetapan warisan nasional kita sebagai warisan duniapun tidak hanya membawa manfaat bagi Indonesia, tapi juga bagi dunia. Warisan kita merupakan sumber kehidupan dan inspirasi yang tidak tergantikan. Dan warisan kita filosofi erat kaitannya dengan pendidikan dan kebudayaan. Warisan kita merupakan bagian terpenting dalam mewujudkan perdamaian dan pembangunan berkelanjutan," imbuh Febrian.

Ditambahkan Febrian dalam momentum peringatan "Hari PBB", pihaknya berharap akan lebih membuka perspektif masyarakat Indonesia secara luas akan pentingnya berkontribusi dalam perdamaian dunia dan pembangunan berkelanjutan.

"Akhir kata saya berharap "UN Day" tahun ini dapat memberian perspektif yang utuh kepada kita untuk lebih mengenal kekayaan warisan yang kita miliki serta memberikan pemahaman mengenai arti penting menjaga warisan untuk perdamaian dan berkelanjutan," tutupnya. (Foto:Dok.Kemenlu RI)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00