• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Tersangka Pemalsu Akta Otentik Dijebloskan ke Rutan Kebonwaru

2 December
17:10 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandung; Pihak Kepolisian melimpahkan berkas perkara berikut tersangka pada kasus dugaan tindak pidana pemalsuan akta otentik atau memalsukan keterangan dalam surat keterangan ahli waris, kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung, Senin (2/12/2019). Tersangka dalam kasus ini yaitu Luke Rachmat Surya Puluhulawa alias Luke (40).

Proses pelimpahan berlangsung lancar. Tersangka dibawa oleh petugas Kepolisian dan diserahkan kepada Jaksa Kejari Bandung, di Kantor Kejari Bandung, Jln. Jakarta, sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah proses pemeriksaan administrasi, tersangka kemudian dijeblokan ke Rutan Klas I Bandung (Kebonwaru) dengan menggunakan mobil tahanan sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepala Kejari Bandung, Nurizal Nurdin melalui Kasi Pidum Guntur Wibowo membenarkan pelimpahan tersebut. Pihaknya menerima berkas dan tersangka dari penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung.

"Benar, kami menerima pelimpahan terkait dengan kasus pemalsuan surat. Tersangka dijerat Pasal 266 dan 263 KUHPidana," kata Guntur kepada wartawan di Kantor Kejari Bandung.

Guntur menambahkan, tersangka usai dilimpahkan langsung dibawa ke Rutan Klas I Bandung (Kebonwaru) untuk ditahan selama 20 hari ke depan. Bersamaan dengan itu, Jaksa Kejari Bandung akan menyelesaikan berkas penuntutan.

"Secepatnya tersangka ini akan kami limpahkan ke pengadilan untuk disidangkan. Dalam waktu tidak lama lagi lah," tambah Guntur.

Ditanya lebih jauh soal kasus tersebut, Guntur masih enggan membeberkannya. Menurut dia, semua akan terungkap pada persidangan. "Bagaimana jelas duduk perkaranya, nanti saja di persidangan," tandasnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pada kasus ini Luke dilaporkan oleh Dian Novina, yang tak lain adalah ibu tirinya. Luke diduga kuat telah melakukan tindak pidana memalsukan Surat Keterangan Ahli Waris  (SKAW) tanggal 15 Janurai 2014 atas nama Rachmat Surya Puluhulawa yang diterbitkan atau dikeluarkan oleh Camat Cidadap.

Surat keterangan ahli waris tersebut digunakan untuk menguasai dan memiliki harta warisan dari almarhum H. M. Willy Suganda. Luke sendiri adalah anak dari perkawinan H. M. Willy Suganda dengan Hj. Laurina Hawaria Liando. Setelah Hj. Laurina wafat di tahun 1999, Willy kemudian menikah dengan Dian Novina di tahun 2002.

Beberapa tahun kemudian, H. M Willy Suganda meninggal dunia. Sejak itu, Dian dan kedua anaknya diusir oleh Luke dan semua harta dikuasainya. Luke kemudian membuat SKAW atas nama sendiri dan menggunakannya untuk membaliknama sebagian warisan peninggalan almarhum H. M. Willy Suganda. Atas tindakannya, Luke pun dilaporkan Dian ke polisi.

Selain kasus pemalsuam surat, Luke ternyata dilaporkan juga ke polisi atas kasus penipuan dan penggelapan uang miliaran rupiah oleh pelapor Eddy S Germania. Tak cuma itu, ia juga dipolisikan karena diduga telah melakukan tindak pidana penipuan terkait dengan keberadaan tanah seluas 2,1 hektare di wilayah Gunung Batu, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Dua kasus ini masih dalam proses penyidikan di kepolisian.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00