• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Perang terhadap Narkoba di Aceh Butuh Peran Semua Pihak

4 December
01:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Masalah Narkoba di Aceh sekarang ini sudah sangat darurat diperlukan adanya upaya bersama dalam memberantasnya sehingga masalah narkoba tersebut dapat diatasi.

Hal tersebut dijelaskan Wakil Ketua TP PKK Provinsi Aceh, Dyah Erti Idawati usai menjadi nara sumber pada acara penyuluhan pencegahan pengunaan narkoba untuk kalangan generasi muda, di Cafe Tasafo, Selasa (3/12/2019).

Ia berpendapat,  perang terhadap narkoba tidak akan pernah berhenti sehingga perlu  merapatkan barisan dan peran semua pihak bekerja dengan cara semua melakukan peran masing-masing.

“Peran masing-masing diperlukan untuk bisa mencegah dan memberantas maupun melakukan rehabilitrasi terhadap para penguna narkoba sehingga secara bertahap menguna narkoba dapat diminimalisir di bumi Aceh.

Dyah Erti menilai selama ini pemrintah Aceh bersama BNN Provinsi dan BNN di Kabupaten Kota sudah cukup maksimal dalam memberantas narkoba, namun masih secara parsial atau sendiri-sendiri.

“Dengan demikian untuk kedepan diperlukan kerja secara terintegrasi sehingga perang terhadap narkoba lebih terarah dan hasilnya akan maksimal,’pinta Dyah Erti, yang juga istri Plt Gubernur Aceh.

Sementara itu Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banda Aceh Hasnanda Putra, pada kesempatan itu mengajak Generasi Muda Aceh untuk bersatu melawan narkoba.

Hasnanda Putra dengan sapaan akrab "Banghas" pada awal presentasinya memaparkan 69.066 jiwa lebih generasi muda Aceh terpapar narkoba.

"Ini darurat sekali, makanya kita apresiasi Ibu Plt Gubernur Aceh sangat konsern mengabdi untuk mencegah kaum muda kita terpapar narkoba," katanya.

Hasnanda juga memaparkan data terkini, dimana terdapat jumlah napi dan tahanan kasus narkoba di Indonesia 113.647 jiwa, dan sekitar 4.873 orang berada di Aceh.

"Ini angka besar, dominan kaum muda. Kita harus bergerak serentak dan kunci utama adalah ibu dan keluarga," tegasnya.

Turut memberikan materi pada acara yang dibuka oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah diwakili Kepala Kesbangpol Aceh Mahdi Efendi dan diadakan Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh Sekretaris MPU Aceh Besar, Rusdi.

Sebelumnya Kadispora Aceh Dedi Yuswadi AP diwaliki Kabid Kepemudaan Syaifullah melaporkan, kegiatan penyuluhan narkoba yang berlangsung satu hari, diikuti oleh sekitar 200 peserta kalangan pelajar, pemuda gampong dan organisasi kepemudaan.

“Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memperluas informasi kepada para generasi muda Aceh sebagai langkah prerventif dalam rangka mencegah peredaran narkoba khususnya di kalangan remaja,” jelas Syaifullah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00