• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Ini Fakta Menarik dan Mengerikan dari Ular Kobra

8 December
22:49 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Ular sendok atau dikenal dengan Kobra (Cobra) adalah salah satu jenis hewan ular dengan kelenjar racun paling mematikan di dunia. 

Beberapa hari belakangan ini, warga Jember, Gunungkidul, sampai Wonosari, dibuat geger dengan kemunculan ular kobra baik di pelataran masjid, hingga yang sudah masuk ke dalam rumah. Dari kobra dewasa sampai anak kobra didapati warga  masuk ke dalam rumah maupun permukiman. 

Terbaru, teror ular kobra juga melanda warga permukiman Citayam Residence, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Warga bersama pegiat Animal Rescue diberitakan berhasil menangkap 29 anak ular kobra. Namun hingga sekarang, warga masih terus mencari keberadaan anak-anak kobra lainnya hingga sarang induk besar mereka.

Koordinator warga Citayam Residence, Hari Cahyo mengungkapkan, pihaknya bersama warga dan Animal Rescue setempat sampai harus melakukan sterilisasi area Mushala demi menghindari masih adanya anak-anak kobra yang bersembunyi di semak-semak atau lubang-lubang, sampai celah-celah tanaman di sekitarnya. 

BACA JUGA: Teror Ular Kobra Citayam Menakutkan, Sarang Induk Belum Ketemu

Fasilitas yang berkaitan dengan berkumpulnya remaja dan anak-anak kecil seperti Taman pendidikan Alquran (TPA) sampai diliburkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kami menyatakan, di dalam Mushala sudah steril. Kalau yang di luar saya belum bisa menjamin," sebut Hari Cahyo kepada wartawan, seperti dilansir detikcom, Minggu (08/12/2019).

Seberapa berbahaya ular kobra itu dari anakan hingga dewasa? RRI sudah merangkum dari berbagai sumber mengenai fakta-fakta menarik cenderung mengerikan dari ular kobra.

1. Ular Kobra Agresif dan Sangat Beracun

Ular kobra memiliki sisi agresifitas yang tidak dimiliki oleh jenis ular manapun. Ular kobra merupakan hewan paling beracun di dunia. Kandungan racun atau bisa terdiri dari protein dan polipeptida yang bersifat neurotoksik, sehingga dengan satu semburan kelenjar racun atau gigitan saja, akan langsung menyerang sistem saraf hingga berujung kematian. Ini tidak ada obatnya, karena racun racun akan menyebar dalam hitungan detik.

2. Semburan Racun Ular Kobra Mematikan

Dalam membunuh mangsa atau musuh-musuh yang dianggap membahayakannya, ular kobra punya andalan dengan menyemburkan kelenjar racun. Selain itu, ia juga menggigit untuk menyuntikkan racun tersebut.

3. Kobra Golongan Ular Besar Pembunuh yang Mampu Menelan Python 

Selain sangat beracun, ular kobra masuk jenis melata besar. Kelenjar racunnya bisa membunuh manusia sampai hewan apapun di muka bumi, gajah sekalipun bisa tewas seketika jika terpapar maupun tersuntik racun ular kobra. Dan sebagai golongan ular besar, kobra bisa menelan seekor ular python ukuran besar. Sebagai ular besar, kobra dewasa bisa memiliki panjang maksimal 5,5 meter, dengan berat 20 kilogram.

4. Kobra Adalah Ular Pemakan Ular

Ular kobra memiliki rahang yang kuat, sangat fleksibel dan lentur. Saat ingin memakan mangsanya, dia akan langsung menelan mangsanya secara utuh. Lalu apa makanan favorit kobra? Sangat mengerikan, dia adalah ular yang suka memangsa ular juga. Jika tidak menemukan ular untuk dimangsa, kobra akan mencari hewan lainnya.

5. Kobra Dewasa Meninggalkan Anak-anaknya

Seekor induk kobra atau kobra dewasa bisa menghasilkan 15-30 telur sekali 'persalinan'. Uniknya, ketika anak-anaknya itu menetas, si induk akan meninggalkan sarang dan membiarkan semua anaknya menyebar dengan sendirinya kemanapun mereka suka.

BACA JUGA: Teror Ular Kobra Juga Melanda Jember Sampai Gunungkidul

6. Telur Kobra Menetas di Awal Musim Hujan

Setelah bertelur, induk kobra akan menjaga semua telurnya sampai menetas. Dalam proses ini, dia akan diam di dalam lubang atau sarangnya. Lalu telur-telur itu akan menetas di setiap awal musim hujan. Oleh sebab itu, jangan heran apabila ular kobra akan banyak muncul di musim hujan.

7. Anak Kobra Lebih Agresif dari Induknya

Seekor anak ular kobra memiliki agresifitas yang melebihi dari induknya atau kobra dewasa. Agresifitas mereka nampak saat bertemu manusia atau hewan lainnya. Anak ular kobra akan langsung menyerang baik dengan kelenjar racun maupun melalui gigitan yang kuat sambil menyuntikkan bisa (racun) ke tubuh lawannya.

8. Ular Kobra Memiliki Kelenjar Racun Sejak Lahir

Ular kobra terlahir sebagai ular pembunuh. Kenapa begitu? Karena sejak ia lahir atau keluar dari cangkang telurnya, seekor anak kobra sudah punya karakter kelenjar racun yang sangat berbahaya. Volumenya belum sebanyak kobra dewasa, namun tingkat atau level bahaya yang ditimbulkan bisa menyamai kadar racun kobra dewasa.

9. Masyarakat India Menjadikan Ular Kobra Sebagai Obyek Atraksi

Ular kobra tidak hanya dapat ditemukan di alam bebas saja, melainkan bisa ditemukan sebagai obyek atraksi khususnya di negara India. Ular tersebut bisa meliuk-liuk keluar dari sangkarnya jika diperdengarkan suara seruling khas India. Bahkan di Indonesia, ada pegiat Animal Rescue yang kerap mempertontonkan keahlian dalam mencium kepala kobra. Namun hal ini hanya boleh dilakukan orang-orang profesional, karena banyak kasus pemilik kobra meninggal dunia akibat digigit atau kena semburan racunnya.

10. Ular Kobra Dewasa Takut Kepada Manusia

Walau mendapat julukan sebagai salah satu ular besar paling mematikan di dunia, tapi kobra juga punya rasa takut. Seekor kobra dewasa takut bertemu manusia. Bahkan jika manusia menemukan sarang persembunyiannya, sebisa mungkin kobra akan terus diam di dalam, walaupun sarang itu diobrak-abrik dari luar. Ular kobra akan terus diam agar tidak tertangkap oleh manusia. Tapi jangan sampai tangan manusia muncul di depan wajahnya yang bersembunyi, ia pasti akan menyerang dengan gigitan beracun.

Nah, bagaimana Anda sekarang menilai seekor ular kobra? Masih menakutkan atau mau dijadikan sahabat? Lebih baik dilepasliarkan saja ya, biarlah ia mengembara di alamnya sendiri, berjuang di habitatnya. (Ilustrasi: sains.me)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00