• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Kebab Istanbul, Kuliner Khas Turki yang Nikmat

12 December
18:53 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Kuliner modern di kalangan milenial adalah hal yang paling disukai. Makanan yang unik dan nikmat merupakn salah satu tujuan kalangan remaja untuk mencicipinya. Seperti salah satu makanan yang lezat ini yaitu kebab Istanbul. Istanbul Kebab merupakan salah satu dari sekian banyak pilihan menu yang menjadi favorite dikalangan masyarakat khususnya di kalangan milenial.

Berbeda dengan warung kebab lainnya sebab, kebab Istanbul dibuat oleh orang Turki asli bernama Mustafa. Sosok Muhammad Mustafa sendiri adalah pria asal Turki yang bangun usaha kebab istanbul di daerah Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Sebelum berbisnis di Indonesia, Mustafa telah melanglang buana ke sejumlah negara untuk bekerja di bagian ekspor impor barang. Di antaranya dari China, Malaysia, Singapura hingga berlabuh ke Indonesia.

Ketika berada di Indonesia pada tahun 2009, Mustafa tak ingin balik lagi ke negeri asalnya di kota Izmir, Turki.

"Waktu itu mau ambil barang ke Indonesia mau dikirim lagi ke Turki. Namun, ketika sampai di sini enggak mau pulang lagi," ungkapnya.

Mustafa mengaku hanya secara otodidak belajar bahasa Indonesia. Ia sering bergaul dengan orang-orang Indonesia selama sepuluh tahun tinggal. Mustafa merasa nyaman tinggal di Jakarta. Ia menyukai kebudayaan orang-orangnya.

Awalnya, ia mencari peruntungan sebagai penjual batu cincin selama lima tahun di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Seiring berjalannya waktu, Mustafa merambah ke bisnis kuliner.

Sebab, menurut Mustafa, orang Indonesia suka sekali jajan. Ia juga sudah memiliki modal ilmu membuat kebab. Pasalnya, ia pernah bekerja di sebuah restoran di Turki saat masih remaja.

"Orang Indonesia saya lihat suka sekali kebab Turki. Semua orang memberitahu saya kenapa enggak buat kebab. Kamu kan asli Turki," katanya saat sedang melayani pembeli, Kamis (12/12/2019).

Sementara kata Istanbul sendiri diambil dari nama kota di Turki yang familiar dengan telinga orang Indonesia. Sedangkan bila ia memasang nama Izmir, kota kelahirannya, banyak orang pasti akan bertanya dan itu akan menambah waktu untuk menjelaskannya.

Keputusannya pun berbuah manis. Antusias warga tinggi melihat kehadiran kebab Turki yang dibuat oleh orang asli sana. Terlebih, rasanya yang otentik.

"Tahun 2014 saya buka, awal-awal sudah ramai, selalu habis kebabnya. Apalagi sekarang ini makin ramai," tambahnya.

Menurut Mustafa, beberapa kebab yang dijual di Indonesia menggunakan daging olahan berwarna merah yang mungkin berpengawet.

Bukan semata berbisnis, Mustafa ingin mengenalkan rasa kebab otentik dengan daging asli resep rahasia dari Turki yang dibawa ke tanah air.

"Orang Arab, orang Pakistan, juga orang Indonesia belajar ke Turki," ujar pemilik Kebab Istanbul, Mustafa kepada RRI, Kamis (12/12/2019).

"Mereka balik ke asalnya buat usaha kebab dengan daging olahan sesuai dengan lidahnya," sambungnya.

Terlebih, kebab itu diolah dengan cara khas Turki dan memiliki rasa khas rempah-rempah sana. Mustafa tak ingin menjelaskan secara detail racikan khas Turki itu.

Ia hanya membocorkan sedikit rahasia dalam pengolahan daging sapi untuk dijadikan kebab.

Daging sapi sebelum dipanggang dengan alat pemanggang khusus, harus dicelupkan ke dalam susu dan dilumuri rempah-rempah.

Ia menjual kebab dengan dua pilihan daging, ayam dan sapi. Dan daging ayam lebih disukai oleh banyak orang. Untuk membelinya saja harus memesannya terlebih dahulu, karna jika memesannya di jam 5 sore anda baru bisa menikmatinya di jam 8 malam karna memang antriannya yang sudah banyak.

Sementara keluarganya sendiri pun berada di kawasan Citayam karena beberapa temannya asal Turki juga tinggal di sana. Setiap berjualan kebab di Jakarta, ia naik motor pulang-pergi ke Citayam.

"Saya pikir biar anak dan istri aman jadi di Citayam, ada beberapa teman tinggal di sana. Baru satu tahun pindah, tadinya di sekitar sini" katanya.

Kini, sebanyak 13 distributor Kebab Istanbul ada di dalam kota. Ia berencana akan melebarkan sayap bisnisnya di luar kota.

"Saya ingin semua orang Indonesia tahu rasa Kebab Turki aslinya seperti apa. Sampai Papua pun juga bisa kenal," pungkasnya. (Foto: istimewa)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00