• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Internasional

Pelajari Canberra, Puan : Ibu Kota Negara Adalah Semangat dan Simbol Harapan

12 January
21:33 2020
0 Votes (0)

KBRN, Canberra : Sebelum menghadiri Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF) atau pertemuan tahunan Parlemen Asia Pasifik yang berlangsung 12-16 Januari 2020, Ketua DPR-RI Puan Maharani menyempatkan diri untuk mengunjungi National Capital Exhibition di Canberra, Australia. Meski tak ada dalam agenda acara, Puan tiba-tiba ingin  mengunjungi Capitol Exhibition yang menampilkan sejarah Canberra sebagai Ibu Kota Australia ini. 

“DPR saat ini sedang menyusun RUU Ibu Kota Negara yang baru, dan begitu saya tahu bahwa di Canberra ada National Capital Exhibition yang memaparkan secara lengkap sejarah Ibu Kota Australian ini dari awal sampai sekarang, saya pikir baik sekali kita melihat apa yang pernah dilakukan Canberra sebagai tambahan informasi,” kata Puan dalam pernyataan resmi yang diterima RRI PRO3, Minggu (12/1/2020).

Seperti tertulis dalam akun Instagram pribadinya, @puanmaharaniri, ia menyatakan National Capitol Exhibition bisa menjadi referensi bagaimana membangun sebuah Ibu Kota Negara. 

“Paparan National Capital Exhibition menunjukkan bahwa perjalanan menjadikan serta mengembangkan Canberra sebagai Ibu Kota Australia, adalah perjalanan panjang yang terus menerus dilakukan hingga sekarang," ujarnya menambahkan.

BACA JUGA: Ketua DPR RI Garisbawahi Kesetaraan Gender di Forum Parlemen Asia Pasifik

Puan nampak serius sekali menyimak penjelasan petugas Capitol Exhibition tentang proses pendirian Canberra yang digagas sejak 1902. Meski demikian, baru pada 1909 dilakukan survei awal di daerah Yass-Canberra yang sekarang menjadi Kota Canberra. Nama ‘Canberra’ sendiri baru diresmikan sebagai nama Ibu Kota baru pada 1913.  

“Dari sini terlihat bahwa merancang Ibu Kota harus kuat dan jelas dasar pemikirannya. Bahwa lokasi tiap bangunan utama itu ada maknanya dan saling terhubung antara satu dengan yang lain. Seperti yang Bung Karno lakukan saat mencetuskan pembangunan Monas dan Gedung DPR. Itu semua ada maknanya, ada semangat yang mendasari pembangunannya, serta menjadi sebuah simbol harapan,” imbuhnya.

Dirinya juga mengutarakan, sejarah pembentukan Canberra sebagai Ibu Kota Australia menambah informasi dan referensi untuk DPR saat membahas RUU Ibu Kota Negara di Indonesia nantinya. 

“Sekarang tentu kita perlu lihat apa saja yang harus diperhatikan jika kita ingin bersama-sama menjadikan Ibu Kota Negara yang baru nanti sebagai salah satu simbol kemajuan Indonesia dan juga semakin menguatkan reputasi kita di mata dunia," pungkasnya. (Sumber: Jorike Fitri-RRI PRO3/Foto: Puan Maharani)

Rekomendasi Berita
tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00