• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

Kisah Inspiratif, Mahasiswa UNY Melawan Kanker Hingga Berhasil Wisuda

14 January
14:04 2020
1 Votes (5)

KBRN, Yogyakarta : Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarya (UNY), Oktaviani harus melawan kanker kelenjar getah bening (Liposakoma) stadium tiga. Perjuangan tidak sia-sia sehingga akhirnya dapat mengikuti wisuda.

Ayah Oktaviani, Kuswandi menceritakan semangat yang ditempuh oleh putrinya tersebut ia lakoni sejak masih kuliah semester akhir. Kanker yang diderita tidak menyurutkan semangat gadis yang kini berumur 23 tahun itu.

"Prestasi anak saya memang sudah terlihat sejak SD. Saat berkuliah di UNY, saya tidak keluar uang sepeserpun karena mendapatkan beasiswa Bidikmisi," kata Kuswadi, Selasa,(14/1/2020).

Bahkan saat menempuh pendidikan dimasa akhir semester, Oktavianti masih semangat pulang dan pergi Kampus Yogyakarta- Gunungkidul atau nglajo. Temen-temen kampus Oktaviani tidak tahu apa yang selama ini menjadi beban dia.

"Pada akhirnya, temen-temen anak saya ini tahu dan menceritakan kepada pihak kampus apa yang sebenarnya Oktaviani derita," cerita Kuswadi.

Rektor UNY, Prof Sutrisna Wibawa mengatakan, apa yang dilakukan Oktaviani membuat seluruh civitas akademia bangga. Ditengah berjuang melawan rasa sakit masih ada keinginan yang kuat untuk belajar dan menyelesaikan studi.

Dia menceritakan, kala itu tidak seluruh biaya pengobatan Oktaviani dapat ditanggung JKN-BPJS. Sebanyak 50 juta rupiah coba digalang ibunya, Sri Haryani, melalui laman kitabisa.com hingga memperoleh dana 47 juta rupiah.

Dalam kunjungan kerjanya ke Ngricik Wonosari, Rektor UNY, Prof Sutrisna Wibawa langsung menyerahkan sumbangannya kepada Oktaviani senilai tiga juta rupiah.

Dengan nominal tersebut, Prof. Sutrisna Wibawa bersama segenap civitas UNY yang menyumbang melalui laman kitabisa.com secara resmi melunasi tagihan pengobatan kanker Oktaviani.

“Saya secara langsung menyerahkan donasi untuk menggenapkan sumbangan civitas UNY dan pengguna Kitabisa.com. Sudah terkumpul 50 juta dan tagihan kanker Oktaviani sesuai laman tersebut, lunas,” ungkap Sutrisna disambut haru Oktaviani beserta keluarga.

Sutrisno juga menerangkan, Mahasiswi Akuntansi FE UNY itu mulanya tak mau memberitahukan kondisinya kepada dosen maupun orang lain. Ia bahkan masih laju (berangkat bolak-balik) dari Wonosari ke Jogja menggunakan sepeda motor seorang diri, untuk berangkat kuliah dan bimbingan skripsi ke UNY.

Berharap Sembuh dan Bisa Studi Lanjut

Walaupun sudah menjalani pengobatan intensif, kanker yang diderita Oktaviani menjalar. Menyebabkan dirinya lumpuh dan timbul cairan infeksi di jantung serta paru-parunya.

Saat diwisuda dari UNY pada November 2019, Oktaviani bahkan harus menggunakan kursi roda Perjuangannya terbayar lunas. Oktaviani lulus dari UNY dengan predikat cumlaude dan IPK 3,54.

"Berkat dukungan dan doa dari teman-teman, pastinya," ungkap Oktaviani merendah

Karena studi baru saja selesai, Oktaviani akan berfokus dulu untuk penyembuhan. Dia berharap segera sembuh. Ia yakini dapat digapai dengan ikhtiar, doa, dan bantuan dari Prof. Sutrisna Wibawa beserta segenap civitas UNY.

Walaupun demikian, Oktaviani tak ingin berhenti belajar. Ia masih menyimpan cita-cita menjadi pegawai pajak dan akuntan profesional. Oleh karena itu, Oktaviani bertekad studi lanjut ataupun mengambil pendidikan profesi akuntansi.

Guna mendukung cita-cita tersebut, Oktaviani terus menggali informasi dan belajar lewat bahan bacaan. Di waktu senggang dan dalam kondisinya terbujur kaku di atas kasur, Oktaviani tetap menyempatkan diri membaca dan belajar

"Kami hanya orang tua yang bodoh dan tidak bisa apa-apa selain mendoakan.Semoga apa yang diharapkan, diperjuangkan,dan didoakan Oktaviani beserta Pak Sutrisna Wibawa, selalu dilancarkan dan dijabah oleh Gusti Allah," pungkas sang ibu Oktaviani sembari berkaca-kaca.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00