• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Awal 2020, Korsel Serius Tingkatkan Hubungan Bilateral dengan Indonesia

14 January
21:51 2020
1 Votes (4)

KBRN, Jakarta : Korea Selatan akan lebih meningkatkan hubungan di berbagai bidang dengan Indonesia 2020 ini. Dubes Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom mengatakan, hubungan bilateral Special Strategic Partnership Korea-Indonesia yang dicanangkan sejak 2017, akan lebih perluas dan diperkuat.

“Ada tiga hal yang akan dilakukan Korea dalam meningkatkan hubungan bilateral Special Strategic Partnership dengan Indonesia pada 2020,” ucap Kim mengawali keterangan pers awal tahun di Kedubes Korea Selatan di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Tiga hal tersebut, sambung Dubes Kim, meningkatkan konektivitas bersama, mempercepat kemitraan ekonomi dan berkolaborasi dalam membuat agenda-agenda regional maupun global.

“Dalam meningkatkan konektivitas bersama, Korea untuk yang pertama, akan membuka kantor konsulatnya di Bali pada pertengahan tahun ini, yang wilayah kerjanya mencakup Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur,” ujar Dubes Kim.

Salah satu alasan Korea Selatan membuka kantor konsulatnya di Bali, karena semakin meningkatnya jumlah wisatawan Korea yang datang ke Bali dan Lombok.

“Kami juga akan meningkatkan konektivitas antar manusia, melalui penyelenggaraan program pendidikan teknik dan vokasi, termasuk memberikan kemudahan pemberian visa bagi masyarakat Indonesia,” sambungnya.

Sedangkan untuk mempercepat kemitraan ekonomi, yang terpenting adalah segera mengimplementasikan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Korea (IK-CEPA). Terkait hal ini, Korea berharap DPR Korea maupun Indonesia memberikan dukungan penuh, sehingga proses ratifikasi dapat berjalan lancer.

“Kami berharap IK-CEPA secara resmi sudah dapat ditandangani April tahun ini, yang selanjutnya Indonesia akan menyerahkannya pada DPR, dan Korea ke Majelis Nasional. Target kami proses ratifikasi akan selesai sebelum akhir tahun ini,” papar Dubes Kim.

Sementara itu, terkait kolaborasi dalam membuat agenda-agenda di kawasan dan global, setidaknya ada dua isu penting yang akan menjadi perhatian di tahun ini. Salah satunya kerjasama lima negara yaitu Meksiko-Indonesia-Korea-Turki-Australia (MIKTA ) dimana tahun ini, giliran Korea yang akan menjadi ketua kerjasama lima negara tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Korea Selatan juga menyampaikan semakin eratnya hubungan masyarakat kedua negara. Hal ini terlihat dari jumlah kunjungan warga negara Indonesia ke Korea, dan warga Korea ke Indonesia yang meningkat cukup signifikan sepanjang 2019 lalu.

Menurut catatan Kedubes Korea, jumlah warga negara Indonesia yang berkunjung ke negeri ginseng tersebut mencapai 278 ribu orang sepanjang 2019 atau meningkat 11,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dan warga Korea Selatan yang berkunjung ke Indonesia mencapai 384 ribu orang, atau meningkat 7,1 persen.

“Selain itu, jumlah orang Indonesia yang belajar di Korea juga semakin banyak. Begitu pula Sebaliknya. Saat ini ada lebih dari 1.400 orang Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Korea, dan lebih dari 1.000 orang Korea yang belajar di Indonesia,” pungkas Dubes Kim.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00