• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Tim Hukum PDI-P ke KPU, Wayan: Jangan Benturkan KPU dan KPK

16 January
18:35 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Usai dibentuknya Tim Hukum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pada Rabu malam (15/1/2020), tim hukum yang diketuai I Wayan Sudirta menyambangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), (16/01/2020).

Usai mengunjungi kantor KPU RI, Ketua tim hukum PDI-P tersebut mengungkapkan adanya pertemuan tersebut untuk mendiskusikan terkait berbagai hal penegakan hukum di Indonesia, hingga adanya opini yang berkembang ditengah masyarakat dengan adanya upaya untuk pembenturan antara Partai Politik dengan Penyelenggara Pemilu, terkait kasus suap Pergantian Antar Waktu (PAW) calon anggota legislatif dari fraksi PDI-P yang juga melilit Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan.

"Kenapa kami datang kesini? karena kita ingin membangun kerjasama yang baik agar kita tidak dibentur-benturkan. Kalau ada oknum yang terlibat biarkan saja," kata Wayan di gedung KPU RI, Jakarta (16/1/2020).

Lebih lanjut I Wayan juga mencontohkan adanya opini yang berkembang tersebut yakni dengan peristiwa tidak jadinya penggeledahan tim penyidik KPK di kantor DPP PDI-P, yang dinilai publik adalah sebagai upaya penolakan DPP PDI-P akan penggeledahan tersebut.

Untuk itu Wayan menjelaskan bahwa tidak jadinya kantor DPP PDI-P digeledah oleh penyidik KPK tersebut bukan sebagai bentuk penolakan DPP PDI-P, namun dikarenakan tim penyidik KPK yang hendak menggeledah kantor DPP PDI-P tersebut tidak memiliki surat izin penggeledahan.

"Bagaimana kami di sebut menghalang-halangi penggeledahan? Wong dia (KPK) gak bawa surat penggeledahan kok. Ada bocoran dari oknum yg sesungguhnya kpk itu banyak orang baik, Komisionernya orang baik dewas nya baik, tapi ada beberapa orang yang ingin membocorkan hal-hal yang salah sehingga kami terpukul kalo PDI-P dianggap membangkang, melawan petugas penggeledahan," jelasnya lagi.

Dengan telah terbentuknya opini masyarakat akan adanya kasus suap PAW calon anggota legislatif dari partai PDI-P yang juga melibatkan Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan dengan dugaan turut sertanya petinggi partai bermoncong putih tersebut lebih lanjut Ketua tim hukum PDI-P I Wayan Sidarta menyampaikan bahwa kasus tersebut diharapkan tidak dijadikan sebagai kesempatan untuk membenturkan antara Partai Politik, Penyelenggara Pemilu dan lembaga Antirasuah KPK.

"Kalo ada oknum yg terlibat biarkan saja proses hukum (berjalan), jangan jadi KPU dibentur-benturkan dengan PDI-P, jangan KPK dibentur-benturkan dengan PDI-P. Karena KPK sesungguhnya baik, orang-orangnya banyak yang baik, kita harus memperkuat KPK. Tapi kalo ada oknum yang bermain, ya oknum ini harus dicari," ungkap Wayan secara tegas.

"Kita selalu taat asas asa hukum. PDIP tuh selalu menjunjung tinggi hukum, jadi jangan sampe di framing yang selama ini hal hal yang sudah tau semua rekan rekan di jelaskan pada beliau semua, bahwa PDIP concern penegakan hukum," tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00