• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Ketua Wadah Pegawai KPK Bantah Serahkan Sprinlidik ke Masinton

16 January
18:52 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Wadah pegawai Komisi Pemberantasan (WP) Korupsi (KPK) mengkritisi ucapan Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP, Masinton Pasaribu terkai adanya oknum lembaga antikorupsi yang membocorkan surat perintah penyelidikan (sprinlidik) terkait kasus dugaan suap PAW anggota DPR.

Menurut Ketua WP KPK, Yudi Purnomo Harahap selama dirinya bekerja di KPK belum pernah mendengar nama Novel Yudi Harahap.

"Saya senyum saja ketika beredar berita di media online yang menyebut ada orang asing bernama Novel Yudi Harahap yang menyerahkan dokumen sprinlidik ke meja anggota komisi III DPR, Masinton Pasaribu.Selama 13 tahun saya bekerja di KPK, tidak pernah ada nama itu di institusi ini," ujar Yudi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/1/2020).

Yudi pun mempertanyakan ucapan Masinton yang menyampaikan bahwa sprinlidik itu diberikan oleh seseorang yang Masinton sendiri tidak kenal namun memperkenalkan diri sebagai Novel Yudi Harahap.

Yudi menambahkan, memang dari kesamaan nama hampir mirip dengan namanya. Namun, dirinya menegaskan pada tanggal yang sama dirinya sedang bertugas ke luar kota.

"Namanya memang hampir mirip dengan nama saya Yudi Purnomo Harahap, tapi tidak ada kata 'Novel' di depan nama saya. Lagi pula sejak Senin, 13 Januari 2020, saya sedang tidak berada di Jakarta dalam rangka pekerjaan," jelasnya.

Ijin ke luar kota itu, sudah dilaporkan Yudi kepada
Kasatgasnya yakni Direktur Penyidikan sekaligus Plt Deputi Penindakan. Sehingga Yudi memastikan bukan dirinya yang bertemu dengan Masinton. 

"Saya tidak mengetahui apa motif dari orang yang mengaku namanya mirip dengan nama saya tersebut," katanya.

Yudi pun siap apabila keterangannya dibutuhkan oleh Dewas KPK untuk dikonfrontir dengan keterangan Masinton.

"Saya juga tidak terlibat dalam pengusutan kasus dugaan suap yang melibatkan komisioner KPU, baik sebagai penyelidik ataupun penyidik. Saat ini, saya dan pegawai KPK lainnya tetap fokus saja kepada pekerjaan kami," tuturnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP Masinton Pasaribu menyebut surat perintah penyelidikan (sprinlidik) terkait kasus dugaan suap PAW anggota DPR, sudah bocor dan diberikan kepadanya. Sprinlidik itu diperoleh dari seorang bernama Novel Yudi Harahap di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (14/1).

Keberadaan sprinlidik itu menjadi sorotan publik setelah Masinton menunjukkannya dalam sebuah acara dialog di televisi pada Selasa (14/1).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00