• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

Dosen ITS Rancang Parkir Digital

16 January
21:09 2020
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Isu kebocoran pendapatan retribusi parkir seperti yang terjadi di Kabupaten Sidoarjo, menjadi permasalahan penting yang perlu segera diatasi. Prihatin dengan kondisi tersebut, tim dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggagas parkir digital guna mengurangi masalah kebocoran pendapatan tersebut. 

Mereka adalah Dr Eng Erwin Widodo ST MEng dan Ratna Sari Dewi ST MT PhD. Keduanya merupakan dosen Departemen Teknik Industri ITS. 

Erwin mengatakan, parkir digital ini dapat mencegah terjadinya konflik antar juru parkir (jukir) yang sering berebut lahan. Tidak hanya itu, kenyamanan dan keamanan dari pengguna kendaraan pun menjadi tujuan diciptakannya parkir digital ini. 

“Yang paling utama adalah membantu mengatasi masalah kebocoran pendapatan retribusi parkir,” ungkapnya, Kamis (16/1/2020).

Erwin menjelaskan, parkir digital memiliki beberapa fokusan. Pertama, mengenai sistem pembayaran. Penggunaan uang elektronik dipilih dalam sistem pembayaran parkir digital ini. Erwin mengungkapkan, dengan uang elektronik diharapkan kebocoran pendapatan parkir dapat diminimalisir. 

“Jukir juga tidak perlu repot mencari uang kembalian,” imbuhnya.

Erwin menyadari, tidak mudah bagi masyarakat untuk beralih dari pembayaran tunai menjadi uang elektronik. Oleh karena itu, Erwin menyiasati dengan menjalankan kedua sistem tersebut bersamaan. Tidak hanya itu, adanya diskon yang ditawarkan dalam pembayaran menggunakan uang elektronik juga diharap dapat menarik minat masyarakat. 

“Jumlah diskon dan kuota pembayaran tunai maupun nontunai ini masih kami teliti lebih lanjut,” ujarnya.

Dosen lulusan ITS ini melanjutkan, penerapan parkir digital rencananya juga akan menggandeng bank milik Kabupaten Sidoarjo. Hal tersebut dinilai dapat mengurangi masalah kebocoran pendapatan retribusi parker itu sendiri. 

“Masih rencana awal, semoga saja dapat tercapai,” harapnya

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00