• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Kota Solo Bakal Punya Masjid Indah Seperti Sheikh Zayed Grand Mosque

17 January
12:34 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Kerjasama Indonesia dengan Uni Emirat Arab (UEA) masih berjalan baik. Salah satunya, kerjasama membangun Masjid di Solo yang terinspirasi dari Grand Mosque Abu Dhabi.

Sejak Desember 2019 lalu, Menteri Agama Republik Indonesia Fachrul Razi melakukan kunjungan kerja ke Abu Dhabi. Di sela-sela kunjungan kerjanya, Menag menyempatkan diri untuk melihat langsung kemegahan Masjid yang terkenal di Ibu Kota Uni Emirat Arab itu.

Sejauh ini, proses pembangunan Masjid di Solo masih berlanjut. Menag Fachrul mengatakan, sudah melakukan MoU pada pertengahan Januari lalu.

"Nanti jalan, kan sudah kita tandatangani kesepakatannya 12 Januari kemarin. Itu (Masjid di Solo) bentuk lebih kecil dari Grand Mosque yang ada di Abu Dhabi," ujar Menag Fachrul Razi saat menghadiri HAB Ke-74 di Kantor Kemenag, Jakarta. Kamis, (16/1/2020).

Menag menjelaskan bahwa pembangunan masjid di Solo ini merupakan salah satu bentuk komitmen kedua negara dalam rangka kerjasama yang nantinya harus menjadi Pusat Pengarusutamaan Moderasi Beragama di Indonesia.

Untuk diketahui, desain Masjid Sheikh Zayed atau disebut juga Sheikh Zayed Grand Mosque diilhami oleh Persia, Mughal, dan Masjid Aleksandria dari Masjid Abu al-Abbas al-Mursi di Mesir, juga arsitektur Masjid Indo-Islam, khususnya Masjid Badshahi di Lahore, Pakistan ikut mempengaruhi arsitektur Grand Mosque Uni Emirat Arab (UEA).

Tata letak kubah dan denah Masjid terinspirasi oleh Masjid Badshahi. Lengkungannya pada dasarnya adalah mewakili orang Moor, dan menara-menaranya klasik Arab.

Di bawah kontraktor utama Impregilo (Italia), lebih dari 3.000 pekerja dan 38 perusahaan sub-kontrak ikut serta dalam pembangunannya. Masjid ini selesai di bawah kontrak kedua oleh Joint Venture antara ACC dan Six Construct (bagian dari BESIX) antara 2004 dan 2007. 

Bahan-bahan alami dipilih untuk sebagian besar desain dan konstruksinya karena kualitasnya yang tahan lama, termasuk batu marmer, emas, batu semi mulia, kristal dan keramik. Pengrajin dan bahan berasal dari banyak negara termasuk India, Italia, Jerman, Mesir, Turki, Maroko, Pakistan, Malaysia, Iran, Cina, Inggris, Selandia Baru, Makedonia Utara, dan dalam negeri UEA sendiri.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00