• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Baru Pertama Jadi Kurir Sabu, Langsung Terciduk di Bandara

18 January
03:00 2020
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Dua pemuda berinisial M (23) warga Aceh Utara dan F (28) warga Bireuen diamankan Satresnarkoba Polresta Banda Aceh setelah kedapatan ingin menyelundupkan dua kilogram sabu lewat Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Banda Aceh. Sabu tersebut hendak dikirim ke Jakarta dengan menggunakan pesawat penumpang Lion Air. 

"Dua tersangka ditangkap oleh petugas Avsec Bandara di pintu X-Ray saat hendak terbang ke Jakarta pada 9 Januari 2020 lalu," terang Kasat Resnarkoba Polresta Banda Aceh, AKP Boby Putra Ramadan Sebayang, Jumat (17/1/2020). 

Boby menyebutkan, setelah diamankan oleh petugas Avsec, kemudian tersangka dan barang bukti diserahkan ke Polresta Banda Aceh. Kemudian, berdasarkan penyelidikan aparat kepolisian, modus kedua tersangka menyelundupkan narkoba jenis sabu ke Jakarta ini adalah dengan cara memasukkan barang haram tersebut ke dalam sepatu. 

"Jadi sabu tersebut dipecah-pecah menjadi tiga plastik dan diselipkan di dalam sepatu tersangka. Kemudian petugas bandara melihat gelagat pelaku mencurigakan sehingga diamankan," kata Boby menambahkan. 

Dari keterangan tersangka, kata Boby, keduanya merupakan kurir yang disuruh mengantarkan barang haram itu ke Jakarta dengan upah Rp 40 juta. 

"Tersangka mengambil sabu tersebut dari DPO berinisial 02 atas perintah DPO T.  Barang tersebut diperoleh dari I, di Kabupaten Aceh Timur," ujarnya. 

Kini polisi tengah memburu dua orang DPO berinisial 02 dan T. Keberadaan dua DPO ini juga sudah diketahui. 

"DPO 02 ini diduga berada di Aceh Timur dan T berada di Jakarta. Ini tengah kita buru," tegasnya. 

Menurut pengakuan tersangka, ini baru kali pertama mereka melakukan perbuatan tersebut. 

"Barang bukti yang kita amankan berupa 2 kg sabu, dua lembar boarding pass Lion Air, kemudian sepatu yang digunakan tersangka. Menurut pengakuannya ini pertama kali dilakukan," pungkas Boby. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00