• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosok

Ade Irawan Meninggal Dunia, Sejumlah Selebritis Tanah Air Berduka

17 January
16:08 2020
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Indonesia. Salah satu aktris legendaris era 80an, Ade Irawan meninggal dunia. Kabar berpulangnya Ade Irawan disampaikan Penulis Lagu, Melly Goeslaw dalam akun instagramnya.

"Innalillahi wainailaihi rojiun. Selamat jalan tante Ade Irawan. Bahagia berkumpul kembali dengan Ria di Surga Allah SWT. Alfatihah buat tante dan Ria," tulis Melly, Jum'at (17/1/2020).

Sejumlah selebritis tanah air juga menyampaikan rasa duka atasa berpulangnya Ade Irawan.

"Inalillahiwainailaihi rojiun...Turut berduka????," tulis penyanyi Mayang Sari.

"Inalillahi wainailaihi rojiun turut berduka insyaallah husnul khotimah????????????????????????????????," tulis Audi Item. 

"Innalillahi Waina Ilaihi Rojiun," tulis Armand Maulana. 

Ade Irawan meninggal dunia dalam usia 82 tahun. Berpulangnya Ade Irawan tak sampai dua minggu setelah sang anak Ria Irawan meninggal dunia. 

Ade Irawan mengalami masalah pada jantung dan paru-paru. Pada November 2019 lalu, artis senior 82 tahun itu menjalani perawatan di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta.

Dewi Irawan pernah mengungkap lewat Instagram kalau sang ibu baru saja menjalani penyedotan cairan di bagian paru-pagu.

Dikutip wikipedia, Ade Irawan yang memiliki nama asli Arzia Dahar (lahir di Jakarta, 5 April 1937; umur 82 tahun) adalah aktris senior Indonesia. Wanita berdarah Minang ini adalah istri dari Bambang Irawan, aktor dan sutradara Indonesia. Tiga dari lima anak mereka, Bambang Widya Permadi Irawan (Adhi), Dewi Irawan, dan Ria Irawan mengikuti jejak mereka di dunia film.

Ade terjun ke dunia seni peran pertama kali pada tahun 1964 sebagai figuran dalam film Diambang Fadjar produksi Agora pimpinan Bambang, suaminya. Meski kenal Bambang sejak sebelum menjadi aktor pada tahun 1954, mereka baru menikah setelah Bambang populer berkat main di film Tiga Dara tahun 1956. Sedangkan Ade mulai mendapat peran utama sejak bermain dalam film Tjinta Di Udjung Tahun (1965). 

Tak hanya bermain dalam perusahaan film suaminya, Ade juga bermain dalam perusahaan film lain. Selain bermain film, Ade juga aktif menulis skenario antara lain Fajar Menyingsing (1975) dan Belas Kasih. Usai menyelesaikan Fajar Menyingsing (1975), perusahaan film Agora yang ia dirikan bersama suaminya gulung tikar. Setelah itu Bambang jatuh sakit dan meninggal pada tahun 1979. Ade menerima penghargaan Kesetiaan Profesi dari Dewan Film Nasional pada 1993.

Tak hanya dunia layar lebar, Ade juga aktif di layar kaca. Sinetron yang pernah dibintanginya antara lain, Takdir Ilahi.
 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00