• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Helmi Yahya, Dirut Pencetak Sejarah WTP TVRI

17 January
17:36 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Helmy Yahya mengaku heran berbagai alasan Dewan Pengawas (Dewas) LPP TVRI dalam memberikan keputusan pemecatannya. Apalagi, Helmy mengaku telah membawa transformasi TVRI yang sebelumnya sering mendapat status disclaimer dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

TVRI, kata dia, telah melakukan pengelolaan keuangan semenjak dirinya menjabat Direktur Utama (Dirut) LPP TVRI, pada 20 November 2017 silam. Helmi dibantu langsung Direktur Keuangan TVRI, Isnan Hermanto.

"Tiga kali disclaimer itu tidak main-main. Tapi Alhamdulillah, berkat tekad, berkat kerja keras, kami meninggalkan sistem yang dulu, kami bayar langsung. Kami menerapkan, contohnya meningkatkan kontrol, kami meningkatkan pengawasan," kata Helmy saat konferensi pers di Restauran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Hal tersebut disebutkan Helmi dengan bukti pencapaian TVRI sebagai lembaga negara yang langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.

"Alhamdulillah, 2018 kami menerima dari BPK, itu adalah setingkat kami dari disclaimer, itu jadi WDT, wajar dengan tidak. Ini dokumennya, ini pemeriksaan BPK pada 2017," terang Helmy.

BACA JUGA: Dewas TVRI Dapat Mosi Tidak Percaya dari Ribuan Karyawan

Tak sampai di situ. Meski mulai mengantongi nilai positif di tahun pertama memimpin TVRI, Helmy tetap berusaha memajukan TVRI.

"Dan untuk tahun buku 2019, pemeriksaaan 2018, inilah yang didam-idamkan oleh semua auditor, semua yang diperiksa oleh BPK. TVRI untuk pertama kalinya, dalam seumur hidup, menerima pertama kalinya, WTP, wajar tanpa pengecualian. Ini luar biasa, ini pertama kalinya mendapatkan WTP. Saya bisa terangkan, saya ini auditor, saya ini lulusan STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara), dua direksi lainnya juga auditor. Malah mereka adalah orang orang BPKP (Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan). Kalau saya, cuma pernah di BPKP," kata Helmy.

Dua kuasa hukum Helmy juga turut hadir dalam konferensi pers kali ini. Mereka adalah Chandra Hamzah, dan Wibawo Mukti. Selain itu, ada Rini Partmiharta Direktur Pengembangan Usaha LPP TVRI, Direktur Umum TVRI Tumpak Pasaribu, Direktur Keuangan TVRI Isnan Hermanto juga hadir. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00