• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Siaga Bencana Yogyakarta, Akhir Pekan Pembersihan Sungai Buntung

18 January
03:30 2020
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terkait potensi bencana Hidrometeorologi di Yogyakarta, BPBD setempat bersama masyarakat serta TNI dan Polri, akan menggelar apel kesiapsiagaan bencana di halaman Kelurahan Bumijo, Sabtu (18/1/2020).

Kepala pelaksana BPBD Kota Yogyakarta Hari Wahyudi kepada RRI mengatakan, apel kesiapsiagaan Bencana Alam di halaman kantor Kelurahan Bumijo akan dipimpin Dandim dan dilanjutkan dengan komitmen kesepakatan bersama perwakilan masyarakat, pengurus RW pinggir sungai serta BPBD Kota Yogyakarta untuk tidak membuang sampah ke sungai, sekaligus mengelolanya dengan baik.

"Nanti ada deklarasi Jangan Buang Sampah ke Sungai, Kelola Sungai dengan Baik, deklarasi hanya RW 5 dan RW 3 di pinggir sungai Buntung di wilayah Kricak dan Bumijo," katanya, Jumat (17/1/2020).

Setelah penyelenggaraan Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam masyarakat dari KTB Tegalrejo dan KTB Kricak bersama relawan melakukan kerjabakti di Sungai Buntung, sebagai tindak lanjut temuan ketika kunjungan Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terkait banyaknya sampah dan kondisi bronjong yang hanyut pada waktu banjir tahun lalu.

Hari menyampaikan, kerja bakti bersih-bersih Sungai Buntung sebagai langkah awal dari kesiapsiagaan dengan melakukan pendataan kondisi sungai yang ada di Kota Yogyakarta. 

"Ini juga sekaligus untuk pendataan awal dari kondisi sungai yang ada di Kota Yogyakarta. Sambil di sungai lain juga melakukan pendataan awal, karena yang mendata dari masyarakat dan komunitas-komunitas sehingga mungkin datanya hanya talud retak dan lain sebagainya, semisal hanya seperti itu, nanti akan dibawa ke ranah teknis mungkin dari Dinas PU dan sebagainya," jelasnya.

Sementara itu, kerja bakti bersih-bersih sungai dengan panjang sekitar 500 meter itu diperkirakan akan diikuti sekitar 400 orang.

"Jadi ini memang program awal bersih-bersih sampah dulu di daerah situ, karena di sungai lain saya kira sudah jalan. Kita ini justru mulai dari sungai  yang kecil  yang mungkin tidak begitu diperhatikan," tambahnya.

BPBD Kota Yogyakarta juga mengharapkan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta dapat mengelola sampah dengan baik dan membuang pada tempatnya, serta memperhatikan lingkungan sekitar,  maupun melakukan penanaman pohon dengan kedalaman yang cukup serta melakukan pemangkasan ranting jika pohon sudah terlalu rimbun.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00