• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Sudah 1.061 Warga Karanganyar Meninggalkan Status Keluarga Miskin

17 January
18:26 2020
0 Votes (0)

KBRN, Karanganyar : Berdasarkan Data Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar per 2 Januari 2020, terdapat 1.061 warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengundurkan diri atau graduasi selama proses penempelan Stiker Keluarga Miskin.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pembinaan Sosial, Dinas Sosial Karanganyar, Marno mengatakan warga KPM tersebut rata-rata mengaku telah hidup sejahtera dan mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidup.

"Memang kemarin selama penempelan stiker ada 1.061 PKH yang mengundurkan diri atau graduasi, mereka merasa sudah sejahtera dan mandiri," terang Marno saat dikonfirmasi RRI, Jumat (17/1/2020). 

Dikatakannya, 1.061 tersebut terdiri dari 324 orang KPM Bantuan Pangan Non Tunai-BPNT non PKH, dan 719 orang KPM PKH. Diperkirakan, jumlah tersebut dapat terus bertambah mengingat hingga saat ini terdapat beberapa desa yang belum rampung melakukan penempelan stiker Keluarga Miskin.

"Perkiraan jumlah masih bisa bertambah, karena penempelan ini masih belum selesai, ada beberapa desa yang kemarin masih melakukan penempelan, tapi kita kasih batas waktu akhir Januari," terangnya.

Marno lanjut menuturkan, dari data per 31 Desember, peserta KPM PKH di kabupaten Karanganyar tersisa 30.836 orang, dan jumlah tersebut terus mengalami penurunan setiap tahunnya.

"Hingga akhir 31 desember 2019 kemarin, KPM PKH kita sudah mencapai 30.836 orang, jumlah itu menurun dari sebelumnya sempet sekitar 33 ribu orang," ungkapnya.

Mulai awal 2020 ini, kata Marno, Dinas Sosial menargetkan penurunan jumlah keluarga miskin sekitar 10 persen. Untuk itu pihaknya akan menggencarkan pemberian motivasi serta pemberdayaan peserta KPM PKH, selain itu juga mengoptimalkan kinerja para pendamping PKH agar rutin memberikan arahan para peserta PKH.

"Kita targetkan turun sekitar 10 persen, dengan cara para Pendamping kita tugaskan untuk terus memberikan arahan kepada para peserta PKH agar bisa mandiri, kita terus beri motivasi dan pengecekan setiap bulan mengadakan pertemuan," tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00