• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Pemkab Kerinci Tetapkan Status Siaga Bencana Banjir dan Longsor

17 January
19:38 2020
0 Votes (0)

KBRN, Sungai Penuh : Pemerintah Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, telah menetapkan status siaga bencana banjir dan longsor selama 90 hari, terhitung sejak 6 Januari hingga 4 April 2020 mendatang. Status ini ditetapkan menyusul adanya prediksi BMKG terkait puncak musim penghujan yang akan terjadi pada bulan Maret hingga April 2020, terlebih Kabupaten Kerinci merupakan salah satu daerah yang rentan akan terjadinya bencana banjir dan longsor.

Hal ini diungkapkan Bupati Kerinci, Adirozal saat menghadiri apel siaga bencana banjir dan longsor di Kabupaten Kerinci, Jum’at (17/01/2020). Dikatakannya, status siaga bencana ini sebagai bentuk kesiapsiagaan pencegahan lebih dini secara terpadu, dalam menghadapi musim hujan tahun 2020.

“Kita tidak berharap bencana terjadi,Memang bencana banjir dan longsor tidak bisa  kita prediksi,Tapi pemerintah akan siap siaga dalam menanggulangi baencana tersebut, bahkan kami telah menyediakan alat berat untuk daerah rawan longsor baik di bagian hilir maupun bagian hulu Kabupaten Kerinci,selain itu kami juga siapkan prahu jika nantinya di butuhkan,” ungkap Adirozal.

Bupati Kerinci juga menyebutkan, seluruh elemen dan stakeholder dituntut untuk siap siaga dalam menghadapi dan menanggulangi bencana, karena bencana yang terjadi bisa menimbulkan kerugian di berbagai sektor, baik itu pendidikan, kesehatan dan transportasi. Untuk itu, dibutuhkan kerja sama yang terpadu dari berbagai elemen, mulai dari pemerintah, pihak swasta maupun masyarakat.

“Kepada seluruh camat, terutama di daerah rawan banjir dan longsor, kami intruksikan untuk segera mengumpulkan lurah/kades, lakukan dan lebih gencar menyosialisasikan penanganan banjir dan longsor. Saya minta kepada seluruh petugas yang tergabung dalam apel siaga ini agar tetap siaga dan memastikan peralatan sudah siap siaga setiap saat,” tutup Adirozal.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00