• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Menteri Perdagangan Malaysia Tinjau Gerakan Barang Lintas Batas Sebatik

17 January
21:25 2020
0 Votes (0)

KBRN, Nunukan : Menteri Perdagangan Dalam Negeri Malaysia (Dan Hal Ehwal Pengguna) Datuk Seri Saifuddin Nasution Bin Ismail, berkunjung ke Patok III Perbatasan Indonesia - Malaysia di Desa Ajikuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), JUumat (17/1/2020). 

Dalam kunjungannya tersebut, Datuk Seri Saifuddin beserta rombongan melihat langsung kios Penjualan Tabung Gas 14 Kg milik Malaysia.

Diterima oleh Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Nunukan, Dian Kusumanto yang mewakili Pemerintah Daerah (Pemda) beserta Camat dan unsur terkait, rombongan Datuk Seri Saifuddin juga mengunjungi Patok III besertra rumah dua negara yang berada di seputar lokasi peninjauan. 

Dalam kesempatan itu, Datuk Seri Saifuddin mengakui bahwa kunjungan ini sangat membantu dirinya dalam memahami dinamika hubungan keseharian masyarakat kedua negara yang telah berlangsung lama terkait dengan barang kebutuhan sehari-hari dan rentang peredaran barang dari sumber hingga ke pengguna. 

Terkait dengan barang-barang (khususnya gas elpiji) bersubsidi yang digunakan di perbatasan oleh warga Indonesia, ia menjelaskan, bahwa dilihat dari sudut elpiji yang memiliki perbedaan harga yang sangat besar, dirinya mengaku sudah mendapat penjelasan dari Petronas. 

"Syarikat Petronas telah menemui Pertamina untuk membincangkan tentang situasi ini dalam konteks B To B ( Bussines to Bussines) sebelum sampai kepada urusan perbincangan G To G (Government To Government)", tutur Datuk Seri Saifudin. 

Lebih jauh dalam pantauan dan pengetahuan Kementerian di bawahnya ini, Datuk Seri Saifudin memastikan langkah-langkah yang akan diambil sebagai wujud "Win Win Situation". 

"Misalnya yang saat ini berlaku adalah terjadinya penyelundupan, apakah boleh kita atasi dengan me-liaison-kan, untuk utama liaison borong atau liaison runcit yang dengannya kita akan ada unsur - unsur kawalan, itu antara lain langkah yang ada dalam rancangan," tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Nunukan, Dian Kusumanto menyampaikan bahwa apa yang menjadi masukan dalam kunjungan ini akan disampaikan ke pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi mengingat kewenangannya ada di Pemerintah Pusat. Kendati demikian Dian juga berharap agar dalam prosesnya nanti terjadi perdagangan resmi yang harus dijaga bersama. 

"Saya juga sudah dihubungi oleh Kementerian Perdagangan, kita menyerap saja apa yang menjadi pertimbangan atau situasi yang disampaikan oleh Kementerian Perdagangan Malaysia dan komunikasi terus berjalan sehingga nanti formula G to G nya harus pas," tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00