• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Waspada Curanmor, Polisi Tertibkan Juru Parkir Pasar Payakumbuh

17 January
22:03 2020
0 Votes (0)

KBRN, Payakumbuh : Untuk menekan angka pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah hukumnya, Polres Payakumbuh mengingatkan masyarakat untuk tidak lalai saat parkir kendaraan.

Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan mengatakan bahwa berdasarkan analisa data Curanmor, kelalaian pemilik kendaraan menjadi salah satu faktor pemicu seperti masih banyaknya masyarakat yang parkir tidak mengunci stang, tidak menutup pengaman kunci bahkan ada beberapa kasus yang menunjukkan indikasi kuat kunci tertinggal di motor.

“Kondisi ini kemudian didukung dengan adanya beberapa juru parkir yang meminta warga untuk tidak mengunci stang kendaraannya, dengan alasan agar mudah ditata kembali bila ada sepeda motor yang keluar masuk, serta indikasi tidak adanya karcis retribusi parkir yang diberikan kepada warga yang memarkir kendaraan,” terangnya.

Menyikapi hal tersebut sebut Kapolres, Tim Cegah Curanmor jajaran Polres Payakumbuh bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Payakumbuh, juga telah melakukan penertiban juru parkir di bawah Kanopi Pusat Pasar Payakumbuh di sepanjang Jalan Ahmad Yani.

“Tim Cegah Curanmor ini bertugas mengatasi faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya Curanmor, menutup peluang terjadi Curnamor, dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah dan mengantisipasi terjadinya Curanmor tersebut,” terangnya menambahkan.

Dony menyebutkan, banyak hal yang sudah dilakukan dalam mengantisipasi Curanmor, misalnya memasang spanduk imbauan cegah Curanmor di tempat-tempat strategis, dan meminta dukungan instansi pemerintah dan swasta agar juga ikut memasang spanduk imbauan Curanmor tersebut. 

“Disamping itu Polres Payakumbuh juga mengingatkan warga dan juru parkir, memberikan imbauan kepada warga secara mobile serta patroli. Kami sudah memasang 36 spanduk imbauan cegah curanmor dan 52 spanduk dipasang oleh stakeholder dan masyarakat secara swadaya,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, jajaran Polres Payakumbuh juga telah menyosialisasikan baik secara langsung maupun melalui medsos, yakni imbauan kepada warga untuk mengunci stang ke kanan saat parkir dengan tujuan untuk mempersulit ruang gerak pelaku curanmor, menutup pengaman kunci motor, menambahkan kunci pengaman atau kunci ganda, parkir tidak sembarang tempat.

Disamping itu usahakan dalam memarkir kendaraan di tempat yang ada juru parkirnya, dan kepada masyarakat diingatkan untuk tidak membeli sepeda motor yang tidak ada surat-suratnya, agar tidak terkena pasal penadahan dengan ancaman 4 tahun penjara.

Dony lanjut menuturkan, selain mengantisipasi parkir liar, kegiatan ini tidak semata-mata untuk mendukung pendapatan daerah dari sektor parkir, tapi juga menempatkan keamanan kendaraan bermotor sebagai prioritas utama dalam pengelolaan parkir.

Kasi Ops Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh, Yulhendri Andi Malaway mengingatkan petugas parkir untuk memberikan karcis parkir, menggunakan rompi dan menerapkan tarif parkir sesuai Perda serta tidak lupa mengingatkan warga untuk mengunci stang ke arah kanan dan menutup pengaman kunci kontak saat parkir.

Sementara, Fikri alias Tinuih, salah satu warga menyebut sangat mengapresasi langkah Polres dan Pemkot Payakumbuh dalam menertibkan parkir di pasar, apalagi di area Kanopi yang sering ramai dan rawan. Menurutnya langkah ini dapat memberikan rasa nyaman dan amkan kepada orang yang berbelanja di pasar Payakumbuh. Bukan hanya warga kota saja, juga warga dari luar.

“Kita biasanya resah dengan oknum parkir yang tidak jelas, kadang ada saja yang minta duit, dan tidak pakai rompi pas kita mau pergi dari parkiran, kalau sudah tertib, kita jadi nyaman lah,” ungkapnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00