• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

BPBD Ponorogo : Kecamatan Bungkal Sangat Rawan Longsor, Warga Diminta Waspada

18 January
01:03 2020
1 Votes (5)

KBRN, Ponorogo : Longsor yang terjadi di Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Rabu, 15 Januari lalu menjadi early warning atau peringatan dini bagi masyarakat. 

Longsor yang menimpa rumah Bonasir (65) warga Desa setempat mengenai sebagian dapur miliknya. Rekomendasi dari BPBD Ponorogo, lokasi tersebut memang berbahaya. Sebab, sewaktu-waktu longsor susulan bisa saja terjadi. Ditambah material batu-batuan besar membuat keselamatan warga terancam.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono menuturkan apabila intensitas hujan tinggi kembali turun dengan durasi 1,5 jam saja, longsor bisa kembali terjadi. Sehingga BPBD pun belum berani melakukan pembershan material karena khawatir akan memicu longsoran baru dari atas. Untuk itu pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan melakukan pemantauan mengingat musim hujan masih akan berlangsung lama.

Budi meminta masyarakat apabila mendapati rekahan (retakan tanah atau sejenisnya) supaya segera mungkin langsung menutupnya, serta membuatkan aliran air menuju parit atau sungai agar air hujan bisa mengalir dan tidak masuk ke dalam rekahan tanah. Kemudian secepatnya melaporkan keadaan tersebut kepada BPBD setempat apabila kondisi mengkhawatirkan. Upaya penting lainnya adalah mengevakuasi diri ke lokasi yang lebih aman.

“Misalkan durasi hujan 1,5 jam dengan intensitas tinggi bisa ambrol itu, sehingga diharapkan selalu memperhatikan karena potensi longsor masih ada akibat durasi hujan masih akan berlangsung lama. Yang penting adalah langkah antisipasi semisal mencari tempat yang lebih aman,” terang Budi, Jumat (17/1/2020).

Budi mengungkapkan, sesuai catatan BMKG, Kecamatan Bungkal masuk kategori wilayah menengah tinggi kerawanan bencana. Bahkan dari 21 kecamatan di Ponorogo, hanya 6 (enam) Kecamatan yang masuk kategori aman dari longsor.

Untuk Kecamatan Bungkal, berdasarkan catatan BPBD Ponorogo, longsor pernah terjadi tiga tahun lalu meskipun dengan skala kecil. Kemudian pada 2019, dan kembali terjadi awal 2020 ini.  

“Dan ini merupakan longsor pertama selama musim hujan berlangsung, jadi kewaspadaan perlu ditingkatkan,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00