• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Subsidi Elpiji Melon Bakal Dicabut, Jatim Siap

18 January
11:10 2020
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Rencana pencabutan subsidi bagi gas elpiji 3 kilogram, sehingga berimbas pada kenaikan harga, sudah mulai dikhawatirkan masyarakat. Padahal, rencana pencabutan subsidi tersebut baru akan diberlakukan pada Juli 2020.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Setiadjit mengatakan, pemerintah bukanlah menaikkan harga atau mencabut sepenuhnya subsidi gas elpiji 3 kilogram. Tetapi, akan menata kembali jika elpiji melon tersebut tepat sasaran.

"Sebenarnya akan direncanakan untuk ditata, agar penggunaan subsidi, gas melon itu, sesuai dengan sasaran," katanya, Sabtu (18/1/2020).

Setiadjit menjelaskan, subsidi gas elpiji 3 kilogram tidak sepenuhnya dicabut. Dituturkannya, subsidi itu nantinya hanya berlaku bagi mereka yang memang dalam kondisi membutuhkan. Bukan bagi yang kaya.

"Seolah olah pemerintah akan mencabut subsidi begitu. Jadi belum, ini dalam bahasan, untuk ditata agar sesuai dengan sasaran yang ditentukan," imbuhnya.

Menurut Setiadjit, sampai saat ini, subsidi gas elpiji 3 kilogram tidak tepat sasaran. Pasalnya, tidak hanya warga kurang mampu yang membeli, tetapi juga pelaku usaha seperti restoran atau rumah makan.

"Elpiji yang 3 kilogram itu, orang kaya juga beli, restoran restoran juga banyak yang beli. Nah sehingga melebihi dari kuota yang ada," tambahnya.

Setiap hari di Jatim, kurang lebih 340.000 matrik ton kebutuhan gas elpiji dalam kemasan 3 kilogram. Menurutnya, kalau hanya digunakan untuk masyarakat yang berhak, dirasanya sangat mencukupi.

"Kalau hanya digunakan oleh masyarakat yang berhak, saya rasa tidak sebesar itu," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00