• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Internasional

Ada Karaton Agung Sejagad di Klaten, Pimpinan Seorang Kader Posyandu

18 January
22:37 2020
0 Votes (0)

KBRN, Klaten : Dukuh Saren, Desa Brajan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, dalam beberapa hari ini menjadi perbicangan masyarakat. Hal itu terkait adanya lokasi yang digunakan sebagai Kraton Baru yakni Kraton Agung Sejagad. Karaton ini bagian dari Karaton Agung Sejagad di Purworejo pimpinan Totok.

Pantauan RRI, lokasi sebuah rumah sederhana yang berada di RT 14 RW 07 digunakan sebagai sanggar Awan Mukti itu terdapat gazebo bambu. Kemudian juga ada batu prasasti yang ditutupi terpal plastik warna biru dan juga kolam kecil bertuliskan Sendang Panguripaning Jagad. 

Sanggar yang berada  perkampungan itu merupakan milik pasangan suami-istri Sudiyo (52) dan Sri Agung (50). Rumah mereka juga berada di satu kompleks dengan sanggar yang sering digunakan untuk berbagai kegiatan kesenian.

"Tempat ini merupakan sanggar yang sering didatangi anak-anak untuk belajar melukis dan tari dan juga kegiatan sosial," ungkap pemilik sanggar  yang juga berpangkat Punggawa Sri Agung kepada wartawan Jumat (17/1/2020).

Kepala Desa Brajan Saptono mengungkapkan, keberadaan Sanggar tersebut sering digunakan untuk kumpul orang pada hari-hari  tertentu cukup banyak yang  datang. Memang untuk kegiatan di sanggar tersebut ada pemberitahuan dari pihak Kraton Agung Sejagad.

Warga yang ikut dalam kelompok Kraton Agung Sejagad itu karena diming-imingi akan menapatkan satu milyar rupiah. Anggota juga dipungut biaya ratusan ribu hingga jataan rupiah sesuai kepangkatannya.

"Mereka ikut bergabung karena tergiur iming-iming akan  mendapatkan satu milyar. Menurut yang saya dengar mereka membayar hingga," kata Kepala Dewa Brajan Saptono kepada wartawan. 

Sedangkan Camat Prambanan Suhardi kepada wartawan menyatakan sejauh ini dirinya tidak mengetahui adanya Kranton  yang heboh itu. Dirinya cukup hafal dengan salah satu pimpinannya yakni Sri Agung karena merupakan Kader Posyandu kecamatan.

"Saya pribadi cukup hafal dengan  Sri Agung karena dia itu kader Posyandu Kecamatan," tambahnya. 

Secara keseluruhan anggota Karaton Agung Sejagad berjumlah 36 orang. Dari komunikasi yang dilakukan Camat Prambanan, Sri Agung menyebutkan, setiap anggota memang ditarik iuran dua juta untuk pembelian seragam.

"Ditarik  uang untuk pembelian seragam," kata Suhardi. 

Suhardi menambahkan, dari keterangan Sri Agung, pimpinan Kraton Agung Sejagad Purworejo juga sudah dua kali mendatangi lokasi Kraton Agung Sejagad wilayah timur (Klaten). Dirinya juga meras kaget dengan adanya Kraton Agung sejagad.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00