• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Eks Ketum Angkatan Muda Partai Golkar Apresiasi Penyidik KPK

23 January
13:27 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Penyidik KPK kembali memanggil mantan Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Fahd El Fouz A Rafiq terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Agama (Ditjen Pendis Kemag) tahun 2011.

Fahd El Fouz A Rafiq dipanggil penyidik KPK terkait penundaan pemanggilan kemarin dan menindaklanjuti hasil pengadilan yang pernah dijalaninya.

"Diperiksa hari ini terkait penundaan yang kemarin, menindaklanjuti hasil putusan pengadilan yang saya jalani kemarin,  terkait Kementrian Agama," ungkap Fahd kepada wartawan di gedung KPK, Kamis (23/01/2020).

Mantan Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar mengapresiasi penyidik KPK yang tidak tebang pilih untuk memproses nama-nama yang dirinya sebutkan di dalam pengadilan.

"Saya senang sekali KPK tidak tebang pilih untuk proses nama-nama yang saya sebutkan kemrin di proses, cukup senang saya hari ini dan saya akan jelaskan semua yg di pengadilan tidak ada yang berubah," ungkap Fahd.

KPK menetapkan Undang sebagai tersangka suap, Senin, 16 Desember 2019. Penetapan tersangka berdasarkan hasil pengembangan perkara yang menjerat Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetia. Zulkarnaen sudah divonis 15 tahun penjara, sedangkan Dendy 8 tahun.

Undang diduga korupsi di dua proyek di lingkungan Kemenag. Dia mencari untung dari pengadaan peralatan laboratorium komputer untuk madrasah tsanawiyah dan pengadaan sistem komunikasi dan media pembelajaran terintegrasi untuk madrasah tsanawiyah dan madrasah aliyah di Ditjen Pendis Kementerian Agama pada 2011.

Kerugian negara di kedua kasus ini diperkirakan mencapai Rp16 miliar. Rinciannya di pengadaan peralatan laboratorium komputer untuk Madrasah Tsanawiyah negara merugi Rp12 miliar sedangkan pada pengembangan sistem komunikasi mencapai Rp4 miliar.

Undang dijerat Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00