• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Terkait Opsi Evakuasi WNI, Wapres : Kita Tunggu Sikap Pemerintah Tiongkok

29 January
16:23 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Sejak munculnya wabah virus Corona pada 31 Desember 2019, hingga kini penyebarannya semakin mengkhawatirkan tidak hanya di kota Wuhan, provinsi Hubei, Tiongkok. Bahkan, 15 negara menyatakan terdapat warganya yang terjangkit virus mematikan mirip SARS dan MERS itu. Sebagian diantaranya turut mengambil langkah untuk mengevakuasi warganya, keluar dari Tiongkok. Jepang dilaporkan berhasil mengevakuasi warga negaranya dari Tiongkok pada Rabu (29/1/2020).

Indonesia sendiri terdapat sekitar 243 warganya yang tersebar di sejumlah kota di provinsi Hubei, yang dikarantina oleh pemerintah setempat seperti di kota Wuhan. Meski, lebih dari 3 pekan wabah virus Corona terjadi, namun hingga kini evakuasi terhadap para WNI yang sebagian besar merupakan mahasiswa itu belum dilakukan.

Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, mengatakan, pemerintah Indonesia telah menyiapkan berbagai hal jika nantinya mengharuskan adanya opsi, namun provinsi Hubei sendiri saat ini masih dalam karantina. “Sebenarnya kita pemerintah sudah (siap), artinya sudah menyiapkan untuk melakukan evakuasi itu ya kt sudah. Tetapi, Wuhan ini sekarang ini menjadi daerah yang diisolir sehingga tidak boleh ada orang masuk dan tidak boleh ada yang keluar,” ungkap Wapres dalam sesi press briefing mingguan di kantor Wapres RI, Rabu (29/1/2020), di Jakarta.

Menurut Wapres, hanya saja hingga saat ini pemerintah Indonesia masih menunggu sikap dari otoritas Tiongkok, terkait opsi evakuasi yang akan diambil oleh pemerintah menyelamatkan 243 WNI. “Jadi, akibatnya semuanya masih menunggu sikap pemerintah Tiongkok. Jadi, memang situasi ini karena dia dijadikan sebagai daerah isolasi, tapi pemerintah kita siap untuk kalau kemungkinan sudah mungkin kita akan evakuasi,” imbuhnya.

Meksi demikian, Wapres menekankan yang terpenting saat ini adalah memastikan kondisi para WNI khususnya para mahasiswa dalam keadaan baik, selama berada di kota-kota yang dikarantina. “Tapi, pemerintah terus memperhatikan anak-anak kita terutama yang di Wuhan, kalau tidak salah ada 100 orang, 84nya itu mahasiswa dan kita membangun logistiknya melalui pusat-pusa kita di Tiongkok,” terang Wapres lagi.

Sementara, Rabu (29/1/2020), pemerintah melalui kementerian Luar Negeri dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyaluarkan 10 ribu lembar masker N95, untuk kemudian disalurkan kepada para WNI yang berdomisili di sejumlah kota karantina di provinsi Hubei. Pengiriman menuju Beijing menggunakan maskapai Garuda dan akan diterima langsung oleh Kedutaan Besar RI (KBRI) di Beijing dan didistribusikan melalui jasa pengiriman barang yang telah mendapatkan ijin dari pemerintah Tiongkok.

Termasuk, pengiriman bantuan finansial sebesar lebih dari Rp 133 juta, turut diberikan kementerian Luar Negeri bagi para WNI guna membeli stok logistik makanan. Menyusul, harga bahan makanan melambung naik sejak kota-kota di provinsi Hubei dikarantina akibat penyebaran virus Corona yang semakin masif.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00