• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

'Immigration Goes To School; Tuai Antusias Mahasiswa Kediri

20 February
19:45 2020
0 Votes (0)

KBRN, Kediri : Ratusan mahasiswa dan siswa Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakti Wiyata Kota Kediri tampak antusias, saat mengikuti Immigration Goes To School, di IIK Bhakti Wiyata Kediri, Kamis (20/2/2020).

"Pada agenda yang kami gelar di IIK Bhakti Wiyata Kota Kediri, ada sekitar 200 peserta yang menghadiri Immigration Goes To School," kata Afif Nurwilianto,  Kepala Sub Seksi Informasi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri, di IIK Bhakti Wiyata Kota Kediri, Kamis (20/2/2020).

Menurutnya, program Immigration Goes To School merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Kantor Imigrasi Kediri, dengan maksud untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya milenial terkait tugas dan fungsi imigrasi. Hal ini sekaligus untuk memberikan motivasi dan
inspirasi kepada pelajar.

"Untuk event pertama tahun 2020, kegiatan dilangsungkan di Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakti Wiyata Kediri. Pemilihan kampus ini, karena institusi itu merupakan salah satu kampus terbesar dan terbaik di Kediri, sekaligus juga terdapat Mahasiswa Asing dengan jumlah cukup besar," katanya.

Dalam acara tersebut, Afif Nurwilianto juga menjelaskan mengenai tugas dan fungsi imigrasi. Bahkan, keberadaan Kantor Imigrasi bukan hanya menerbitkan paspor, tetapi juga izin tinggal dan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing.

"Di lokasi ini kami juga mengedukasi peserta, pentingya memiliki dokumen perjalanan (paspor) bagi milenial untuk dapat mengetahui dan memahami bagaimana budaya dan perkembangan negara lain," katanya.

Di samping itu, disampaikan pula mengenai Program Berlibur dan Bekerja (Work and Holiday Progamme) yang merupakan kerja sama Pemerintah Indonesia dan juga Australia telah berjalan sejak 2009. Program ini sebelumnya hanya 100 orang saat ini sudah bertambah menjadi 1.000
orang. Program berlibur dan bekerja (Work and Holiday Programme), yang lebih dikenal dengan WHV (Work and Holiday Visa) merupakan program kegiatan yang tujuannya dibentuk untuk mendorong pertukaran budaya dan sebagai ajang untuk menjalin hubungan antar warga
Indonesia dengan Australia, khususnya untuk pemuda-pemudi agar satu sama lain dapat saling memahami budaya atau kebiasaan setempat dan berujung untuk mewujudkan terciptanya perdamaian.

Terkait materi mengenai WHV, di area ini disampaikan oleh Catur Fachul Ulum. Lantaran, pria ini merupakan salah pemegang WHV dan pernah tinggal selama satu tahun di Australia.

Dalam pemaparannya, Catur banyak membahas bagaimana memperoleh visa tersebut. Bahkan, juga kehidupan selama di Australia.

"Sebuah kesempatan emas bagi kita kawula muda, untuk dapat mengetahui budaya dan kehidupan negara lain tentunya juga mendapatkan bayaran dari kerja-kerja casual yang saya lakukan di sana," katanya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00