• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Bosan Lihat Pemprov DKI Tumpul Atasi Banjir, Warga Tik-Tok Aja Deh

25 February
13:37 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Akibat intensitas hujan sangat tinggi sejak Senin malam kemudian berlanjut Selasa dini hari hingga pagi, sungai meluap dan arus derasnya datang menghantam permukiman warga Gang Kamboja di Jalan Komodor Halim, Jakarta Timur.

Derasnya air membuat warga harus menyelamatkan ibu-ibu, lansia serta anak-anak menggunakan tali tambang agar tidak terseret air.

"Sampai evakuasi anak-anak dan lansia, terus ibu-ibu juga pakai tali. Soalnya arusnya kuat sekali kita takut jadinya. Gak pernah seperti ini, baru tahun ini," ujar VN warga setempat kepada RRI, Selasa (25/2/2020).

BACA JUGA: Banjir Jakarta : Perkampungan Kawasan Komodor Halim Terdampak Paling Parah

Tinggi permukaan air yang masuk perkampungan penduduk sudah mencapai dada orang dewasa atau sekitar 400 cm.

"Tapi di jalan raya di luar permukiman sebatas betis orang dewasa," tambah VN.

Terlalu seringnya sejak awal tahun dilanda banjir membuat warga Gang Kamboja sudah bosan mengeluh. Awalnya mereka muak, kesal, marah, tapi karena memang Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga tidak bisa apa-apa, akhirnya dinikmati saja deh.

"Iya nikmati saja jadinya, walau semakin ke sini kayanya makin menakutkan banjirnya. Itu tadi pakai tali segala," sambung VN.

BACA JUGA: Banjir Jakarta : Warga Jalan Komodor Halim Gang Kamboja Dievakuasi Pakai Tali

Dan banyak cara yang bisa dilakukan warga untuk menikmati banjir. Seperti tadi pagi, saat sibuk evakuasi dan menyelamatkan barang-barang berharga, beberapa warga nampak bergerombol di pojok sebuah rumah dengan ketinggian air sebatas pinggang.

"Itu pada tik-tok orang-orangnya," ujar VN.

Sementara itu, para petugas kebersihan dari Kelurahan dan Kecamatan setempat nampak bahu membahu mengangkat sampah-sampah yang terbawa arus sungai agar tidak menyumbat saluran air hingga nantinya genangan di rumah warga bisa cepat surut.

BACA JUGA: Banjir Jakarta Makin Parah Berbahaya Terjadi Berulang Kali, Ketua MPR Angkat Bicara

Banjir di Jakarta semakin tak terkendali, bahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sekalipun seolah kehilangan upaya karena setiap intensitas hujan tinggi, Jakarta pasti terbenam. 

Sejak awal 2020, banjir Jakarta menjadi yang paling parah dalam sejarah Ibu Kota sejak banjir parah terakhir di era 90-an yang membenamkan seluruh kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00