• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Jadi IKN, Wakil Menparekraf RI Yakin Millenial Kaltim Siap Bersaing

25 February
20:15 2020
0 Votes (0)

KBRN, Balikpapan : Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian bersama Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo menggelar acara “Millenials Gathering” Selasa (25/2/2020) dalam rangka mempersiapkan ank muda Kalimantan Timur menyambut pemindahan Ibukota Negara.

Turut hadir dalam acara tersebut Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Kepala Dinas Pariwisata Provisi Kalimantan Timur Sri Wahyuni, dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Balikpapan Doortje Marpaung, dan Ketua Dekranasda Balikpapan Arita Rizal Effendi.

Dalam acara tersebut, dipaparkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Kalimantan Timur, yang akan meningkat pesat dengan dipindahkannya ibu kota negara. Hetifah menyatakan, millenials harus mengantisipasi beberapa hal terkait ini.

“Produk Kalimantan Timur harus siap bersaing dengan produk luar. Jangan sampai terkalahkan di tanah sendiri,” ujarnya.

Hetifah menambahkan, kedepannya akan banyak investasi yang masuk dari pengusaha di luar Kalimantan. 

“Para anak muda harus bisa memanfaatkan ini. Bagaimana arus tersebut dapat memberdayakan masyarakat lokal di Kalimantan Timur,” tambahnya. 

Ia mengatakan, peningkatan kapasitas SDM terutama anak muda merupakan kunci.

“Ada banyak wahana untuk meningkatkan kapasitas diri, seperti online learning , maupun sharing bersama orang yang sudah berpengalaman,” jelasnya. 

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengamini hal tersebut.

“Pengembangan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur harus menciptakan keseimbangan antara pemain lokal dan pemain asing,” ujarnya. 

Ia menambahkan, Kemenparekraf telah menyiapkan beberapa strategi untuk mempersiapkan hal tersebut. 

“Antara lain adalah dengan mempersiapkan SDM melalui pelatihan-pelatihan kewirausahaan dan soft skill,"  tambahnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00