• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Tim Operasi Bersinar Gagalkan Penyelundupan 12 Kilogram Sabu

26 March
01:07 2020
0 Votes (0)

KBRN, Lhokseumawe : Tim Gabungan Operasi Berantas Sindikat Narkoba (Bersinar) terdiri dari Kanwil Bea Cukai Aceh dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Aceh berhasil menggagalkan penyelundupan 12 kilogram narkotika jenis metaphetamine (sabu) jaringan internasional Malaysia – Indonesia, di Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara.

Selain mengamankan 12 bungkusan narkoba sabu, tim Bersinar turut mengamankan dua terduga pelaku yakni Syahril (28) dan Mahyiddin (33), Keduanya warga Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Selasa (24/3/202).

Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Aceh Isnu Irwantoro, dalam siaran pers  kepada RRI menjelaskan penangkapan jaringan sabu internasional itu bermula dari informasi didapat Tim Bersinar pada Jumat, (20/3/ 2020), bahwa akan ada pengiriman narkotika jenis sabu dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur perairan Seunuddon, Aceh Utara.

“Menindaklanjuti informasi tersebut Tim Bersinar membagi tim menjadi dua yakni tim laut dan tim darat. Tim laut melakukan patroli laut pada Minggu,( 22/3/2020) dengan menggunakan dua kapal patroli yakni BC 30004 kapal milik Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Bea Cukai Tanjung Balai Karimun dan BC 15021 kapal milik Bea Cukai Kanwil Aceh,” kata Isnu, Rabu malam (25/3/2020).

Disebutkan, pada saat itu kedua kapal tersebut melakukan patroli di seputaran lokasi yang diduga akan dilalui kapal target. Namun diduga kapal target melewati jalur lain dan telah sandar di pelabuhan tertentu.

“Tim darat langsung bergerak menuju pesisir pantai sekitar Seunuddon. Namun tidak menemukan kapal target dan diduga telah bongkar muatan, kemudian mendapatkan informasi dari berbagai sumber, hingga akhirnya berhasil menangkap Syahril bersama barang bukti 12 bungkusan dengan berat masing-masing satu kilogram diduga berisi sabu-sabu dan sebuah jeriken plastik biru,” terangnya.

Dikatakan, dari hasil pengembangan dan pengakuan terduga pelaku Syahril, pengendali pengiriman barang terlarang tersebut adalah Mahyidin. Tak lama lkemudian tim mengamankan Mahyidin dirumahnya diduga sebagai pengendali pengiriman narkoba yang merupakan jaringan internasional Malaysia- Indonesia.

“Atas penindakan sabu dengan taksiran nilai sebesar Rp 18 milyar ini, Tim gabungan Bea Cukai Aceh dan BNN ini  setidaknya telah menyelamatkan lebih dari 24.000  anak bangsa dari penyalahgunaan narkotika. Para tersangka dapat diancam dengan hukuman maksimal berupa hukuman mati sesuai UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” pungkasnya.

  • Tentang Penulis

    saifullah nurdin

    " Yakin, Jujur dan Ikhlas akan Membawa berkah"

  • Tentang Editor

    Miechell Octovy Koagouw

    Miechell Octovy Koagouw Editor RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00