• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Masih Berduka, Presiden Tetap Akan Ikut KTT Luar Biasa G20 Secara Virtual Bahas Covid-19

26 March
07:27 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Meski masih dalam suasana berduka usai sang Ibunda Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada Rabu (25/3/2020), namun Presiden Joko Widodo tetap akan mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa G20 secara video conference (virtual), guna membahas penanganan Covid-19. 

Jokowi dan negara-negara yang tergabung dalam G20 serta dan organisasi internasional terkait seperti PBB, WHO, Bank Dunia dan IMF akan mengikuti KTT secara virtual dalam rangka membahas penanganan Covid-19. 

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Kepala Negara akan melakukan video conference tersebut di Istana Kepresidenan,  Bogor, Jawa Barat,  pada Kamis (26/3/2020) pukul 19.00 WIB. 

"Rencananya Presiden akan tetap hadir dan menyampaikan pandangannya dari Istana Bogor, " kata Seskab Pramono Anung melalui pesan singkat What's App, Kamis (26/3/2020).

Pramono mengatakan Presiden Jokowi pun nampak tabah dan tetap memikirkan urusan negara utamanya yang berkaitan dengan penanganan virus corona (Covid-19).

"Semalam Mensesneg (Pratikno) dan Saya mendampingi Bapak Presiden sampai jam 23.00 WIB.  Beliau tabah sekali dan tetap memikirkan urusan kerjaan terutama yang berkaitan dengan penanganan Covid-19," tutur Pram. 

Sementara itu,  Menteri Sekretaris Negara, Pratikno mengatakan Presiden Joko Widodo menyampaikan ungkapan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh rakyat Indonesia yang menyampaikan bela sungkawa dan mendoakan Almarhumah Ibu Sudjiatmi Notomihardjo.

Meski demikian,  Presiden Jokowi,  lanjut Pratikno, tetap meminta masyarakat untuk mengirimkan doa dari rumah masing-masing  karena tetap harus menjaga jarak (physical distancing) untuk mencegah penularan Covid-19.

"Tanpa mengurangi rasa hormat, mohon berkenan berdoa dari rumah masing-masing, dan tidak perlu beramai-ramai melayat ke rumah duka atau ke pemakaman, karena kita tetap harus menjalankan physical distancing (jaga jarak). Bagi yang hadir, tetap mohon jaga jarak aman sebagaimana telah disampaikan oleh pemerintah," kata Pratikno. 

"Semoga Almarhumah Ibu Sudjiatmi Notomihardjo husnul khotimah dan memperoleh tempat paling mulia di sisi Allah SWT," sambung Pratikno. 

Sebelumnya, Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah mengatakan Kepala Negara Arab Saudi, Raja Salman, akan bertindak sebagai Presidensi dan memimpin konferensi kali ini ini. 

"Diharapkan para Kepala Negara G20 dapat menghasilkan suatu Pernyataan Bersama terkait COVID-19," demikian keterangan dari Teuku Faizasyah, Rabu (25/3/2020).

KTT Luar biasa G20 ini tidak hanya membahas penanganan krisis pandemi Covid-19, tetapi dampak ekonomi dan sosial yang berpengaruh pada global supply chain atau rantai pasok global akibat wabah tersebut.

Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi, dampak wabah Covid-19 berpotensi memperburuk krisis ekonomi global.

Adapun Presiden Jokowi dalam KTT G20 ini akan mendorong solidaritas global untuk melakukan aksi bersama dan terkoordinasi dalam penanganan Covid-19, seperti untuk kebutuhan akses dan keterjangkauan peralatan kesehatan dan vaksin.

Bagi Indonesia dan negara berkembang lainnya pendanaan dalam mekanisme bilateral, regional ataupun multilateral secara global perlu didukung dengan peningkatan kerja sama internasional dalam memerangi COVID-19 dan segala dampak ekonomi dan sosialnya.

Lebih lanjut, sebelum KTT G20 Luar Biasa secara virtual ini dilaksanakan, Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 melakukan pertemuan virtual pada 23 Maret 2020 serta pertemuan Sherpa pada 25 Maret 2020.

Pada pertemuan virtual tersebut, para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral, telah membahas paket stimulus dalam kerangka COVID-19.

Di samping itu, Bank Dunia dan IMF juga sepakat untuk mengeluarkan bantuan pendanaan guna meredam dampak pandemik COVID-19 terhadap perekonomian global.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00