• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Mulai Hari Ini, Penerbangan Penumpang di Bandara Sentani Ditutup

26 March
07:30 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jayapura : Operasional penerbangan penumpang di Bandara Sentani di Kabupaten Jayapura, Papua, berhenti beroperasi sementara mulai 26 Maret hingga 9 April 2029. Kebijakan ini diambil guna mencegah meluasnya penyebaran Corona Virus.

Kepala Bandara Sentani, Antonius Widyo Praptono mengatakan, penutupan operasional Bandara Sentani berdasarkan kesepakatan bersama Pemerintah Provinsi Papua bersama stakeholder terkait di Gedung Negara pada Selasa (24/3/2020).

"Kesepakatan ini kemudian ditindaklajuti dengan instruksi dari Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X tentang penutupan penerbangan di Bandar Udara Provinsi Papua," kata Antonius saat dihubungi, Kamis (26/3/2020).

Ia menambahkan, dalam rentang waktu 14 hari itu, Bandara tidak akan melayani penerbangan penumpang, baik yang keluar maupun masuk ke Bandara setempat. Sementara untuk penerbangan cargo tetap beroperasi.

"Jadi kalau penerbangan atau pengiriman cargo tetap berjalan normal seperti biasa, termasuk untuk penerbangan emergency dan aspek lainnya yang memiliki kepentingan dalam penanganan, pengendalian dan penanggulangan virus corona," tuturnya.

Antonius pun menyatakan, penerbangan dan pengiriman cargo tetap mendapat pengawasan ekstra dari pihak Bandara. Bahkan semua barang yang masuk disemprot disinfektan.

"Petugas di lapangan juga dilengkapi dengan alat pelindung diri berupa masker, sarung tangan dan lainnya untuk mencegah potensi penularan virus corona," tambahnya.

Sementara itu, Antonius menilai penutupan operasional khusus penumpang ini pastinya berimbas pada aktifitas perekonomian di Bandara setempat. Kendati demikian, pihaknya tetap mendukung kebijakan hasil kesepakatan bersama itu.

"Disini kan ada warung makan, tempat jual souvenir dan lainnya. Tentu kebijakan ini mempengaruhi perekonomian di Bandara Sentani," pungkasnya.  

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00