• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Internasional

Ekonomi Singapura Terdampak Pandemi COVID-19

26 March
09:51 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Dampak pandemi virus corona baru (COVID-19) membuat ekonomi Singapura mengalami kontraksi terbesar dalam satu dekade pada kuartal pertama. Hal ini mendorong negara itu memotong perkiraan produk domestik bruto (PDB) setahun penuh dan memperkirakan terjadi resesi yang mendalam. 

Singapura adalah salah satu negara dengan perekonomian paling terbuka di dunia. Selain itu, negara ini menjadi salah satu yang pertama melaporkan data pertumbuhan sejak virus COVID-19 menyebar dari Tiongkok pada awal tahun.

Kementerian Perdagangan Singapura melaporkan ekonomi pusat keuangan dan perdagangan Asia menyusut 2,2 persen pada kuartal pertama dari tahun sebelumnya. 

Hal itu menandai penurunan terbesar sejak krisis keuangan 2009 dan berada di bawah ekspektasi ekonom untuk penurunan 1,5 persen. Secara triwulanan, PDB menyusut 10,6 persen atau terendah sejak 2010 dan jauh di bawah ekspektasi untuk penurunan 6,3 persen. 

BACA JUGA : WHO: Enam Negara di Luar Tiongkok Paling Terdampak Pandemi COVID-19

Data ini mendorong Kementerian Perdagangan untuk memotong kisaran perkiraan PDB 2020 menjadi -4 persen menjadi - 1 persen dari kisaran sebelumnya -0,5 persen menjadi 1,5 persen dan menguatkan taruhan investor untuk stimulus fiskal dan moneter utama. 

"Wabah COVID-19 telah meningkat dan menyebabkan kemunduran yang signifikan dalam situasi ekonomi baik secara eksternal maupun domestik," kata Kementerian Perdagangan Singapura, seperti dilansir Reuters, Kamis (26/3/2020). 

Kementerian Keuangan Singapura pada Kamis ini akan mengumumkan lebih banyak paket bantuan. Hal ini dilakukan hanya beberapa minggu setelah mengumumkan skema multi-miliar dolar untuk mengimbangi dampak wabah terhadap bisnis dan rumah tangga dalam anggaran tahunannya.

BACA JUGA : Singapura Catat Rekor Terbanyak Kasus Baru Positif Virus Corona Dalam Sehari

(foto: Instagram/snowiinxghts)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00