• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Lakukan Hal ini Agar Tidak Dijuluki Covidiot

26 March
14:30 2020
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Virus corona (covid-19) terus menyebar keseluruh dunia. Akibat virus ini, beberapa negara telah memberlakukan lockdonw (isolasi) untuk menekan penularan dan penyebaran virus corona.

Beberapa Negara di Eropa seperti, Prancis, Italia, dan Spanyol telah menerapkan kebijakan ini. Sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Filiphina, dan Malaysia juga telah melakukan kebijakan ini guna menekan virus corona.

Namun ditengah usaha pemerintah setempat, masih saja terdapat warga yang bebal, keluar rumah, tidak mengikuti perintah, dan mengabaikan social distancing yang di gayang kan.

Akibat terdapat kata baru yang beredar di media sosial dan internet bagi para warga yang keras kepala, yaitu bernama 'Covidiot'.

Dari namanya, istilah Covidiot adalah gabungan dua kata antara "COVID-19", penyakit yang disebabkan oleh virus corona, dan "idiot". 

Menurut laman kamus bahasa gaul dunia, Urban Dictionary, istilah ini punya dua arti. 

Arti pertama Covidiot adalah seseorang yang mengabaikan peringatan terkait kesehatan atau keselamatan publik. Arti kedua adalah seseorang yang menimbun barang-barang, tidak memberikannya kepada tetangga.

Arti lainnya Covidiot yang bisa ditemukan di media sosial adalah "Orang bodoh yang dengan keras kepala mengabaikan aturan social distancing, sehingga membantu penyebaran COVID-19".

Kata ini menjadi bentuk kegeraman netizen kepada segelintir orang yang tidak mau mengikuti aturan seperti social distancing atau mengabaikan perintah tinggal dirumah. 

Nah, supaya kamu tidak termasuk atau dibilang dalam kategori covidiot, kamu dapat melakukan hal-hal berikut ini. Apa saja?

1. Lakukan Social Distancing

Lakukan Social Distancing. Kamu tidak perlu takut dicap tidak gaul ketika menolak ajakan teman-temanmu untuk pergi ke mall. Social distancing ini cara yang tepat untuk menghentikan penyebaran virus corona yang begitu cepat.

Jika memang pekerjaan anda mengharuskan ke kantor maka anda dapat melakukan aksi social distancing di mana saja seperti halte bus, stasiun, dan lain-lainnya.

2. Tidak Panic Buying

Pasti ada rasa khawatir tidak kebagian sembako, masker, hand sanitizer, dan sabun cuci tangan. Tapi yang perlu digarisbawahi, pemerintah sudah mengecek stok sembako aman untuk beberapa bulan ke depan. Panic buying juga menjadi alasan harga-harga barang pada naik, lho.

Sehingga seharusnya alat kebutuhan pokok maupun alat kesehatan dapat digunakan oleh pihak yang lebih membutuhkan. Seperti petugas kesehatan.

3. Jaga Kebersihan Diri

Mulai dari sekarang anda bisa menjaga kesehatan diri sendiri dengan menjaga pola makan, meminum vitamin, dan sedikit berolahraga guna menciptakan imunitas dalam tubuh sehingga tidak mudah terserang virus.

4. Dirumah saja dan ikuti anjuran Pemerinta

Anjuran Pemerintah seperti dirumah saja dapat anda lakukan guna menekan penyebaran virus corona. Terlebih pemerintah menyebut jika penular virus corona terbanyak disebabkan oleh anak milenial, yang memiliki budaya nongkrong.

Jika memang kegiatan diluar rumah tidak teramat penting maka anda lebih baik berada dirumah. Kecuali bagi anda memiliki pekerjaan yang pada kondisi sepert ini diperlukan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00