• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Pemerintah Larang Mudik Lebaran, Warganya Nekat Pulkam Duluan

26 March
22:22 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Pemerintah Daerah di bawah Kementerian Dalam Negeri telah mengimbau seluruh rakyat Indonesia untuk tidak melakukan mudik saat Hari Raya Idul Fitri yang akan datang. 

Langkah ini telah didukung oleh berbagai kementerian dan pihak terkait untuk melarang keras warganya yang mudik. 

Hal ini dikarenakan DKI Jakarta telah berada di zona merah dan merupakan epicentrum baru pertumbuhan COVID-19. 

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi penuh langkah dan pendekatan yang dilakukan oleh masing-masing Walikota/Bupati serta para Gubernur ikut memberantas penyebaran virus ini. 

Salah satunya yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang memberi peringatan kepada warganya untuk menunda mudik. 

"Dari data yang kita miliki, bila kita dapat mereduksi secara signifikan jumlah dan frekuensi program mudik bareng maka volume arus mudik dari kota-kota besar seperti Jabodetabek, akan dapat ditekan secara signifikan," kata Mendagri Tito dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/3/2020). 

Mudik bareng sangat identik dengan pengumpulan massa besar yang berdesakan, baik saat pemberangkatan, di perjalanan hingga tempat kedatangan. 

"Seperti kita tahu, mudik bareng cukup melelahkan dan pastinya mengakibatkan stamina ketahanan tubuh peserta mudik turun drastis dan menjadi sasaran empuk serangan Covid-19," ungkap Tito. 

Menurut riset WHO, penularan Covid-19 sudah bersifat aerosol, yaitu transmisi lewat tumpangan partikel di udara.

"Otomatis mudik bareng, utamanya lewat moda transportasi darat seperti kereta api yang memakan waktu berjam-jam di perjalanan dengan kondisi sesak penumpang, tentu menjadi ground field penularan Covid 19 secara masif," imbuhnya. 

Sementara menurut data yang kami terima dari Terminal Pulo Gebang per hari ini, Kamis (26/3/2020) pukul 21.00 WIB, menunjukkan jumlah penumpang yang berangkat ke luar daerah dari terminal Pulo Gebang sebanyak 1.743 orang. Sedangkan jumlah kedatangan penumpang dari luar daerah ke Jakarta sebanyak 690 orang. 

Sementara jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Pulo Gebang per hari Rabu (25/3/2020), mencapai angka 1.779 orang. 

Dari angka tersebut terlihat masih banyak penumpang yang tidak mengindahkan imbauan pemerintah untuk tetap di rumah  dan tidak bepergian. 

Foto: Ilustrasi Mudik Lebaran

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00