• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Ego Sektoral Menghambat Penanganan Banjir di Jakarta

7 February
08:57 2018
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta: Banjir masih menjadi masalah mendasar bagi warga Ibu kota. Sejak dulu hingga sekarang, permasalahan banjir belum dapat diatasi. Pemda DKI hanya memilih pendekatan mengalirkan air ke sungai dan dibuang ke laut. Padahal, pengaliran air tidak berjalan optimal karena kapasitas sungai terbatas dan geografis Jakarta cenderung datar. 

Kondisi 13 sungai yang melintasi Jakarta, juga memperburuk banjir di ibu kota, sungai-sungai tersebut mengalami pendangkalan dan penyempitan, bantaran sungainya dipenuhi oleh bangunan-bangunan baik yang berijin maupun tidak berijin, sungai yang dangkal dan sempit tidak lagi mampu menampung curahan air hujan. 

Kerusakan di wilayah hulu Sungai Ciliwung dan Cisadane, akibat perubahan hutan di wilayah Bogor dan Cianjur,  membuat air hujan yang turun di kawasan tersebut tidak  dapat diserap oleh tanah secara maksimal dan langsung meluncur ke kawasan di hilir sehingga menyebabkan semakin buruknya banjir di Jakarta. 

Ini membuktikan bahwa,  Koordinasi pengendalian antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemprov Jawa Barat, Pemkot Bogor, dan Pemkab Bogor belum berjalan baik. Masing-masing pemda memiliki agenda pengendalian tersendiri, yang seharusnya dapat dikomunikasikan agar lebih efektif dan efisien. 

Koordinasi antar pemerintah daerah perlu ditingkatkan dalam mengatasi persoalan banjir yang terjadi di Jakarta. Sebab Pemprov DKI tidak bisa bekerja sendiri dalam mengatasi persoalan ini. 

Almarhum AM Fatwa,  pernah mengatakan,  Ego sektoral antar kepala daerah masih kental untuk mengatasi masalah banjir. Padahal untuk penanganan bencana ini diperlukan koordinasi antarpemerintah daerah karena sungai yang melintas di Jakarta ini lintas wilayah dan propinsi. 

Sudah saatnya kita menunjukkan sikap mau bekerja sama, saling menunjukkan keterpaduan, baik antarlintas pemerintahan maupun antarsektoral, untuk memerangi banjir. 

Berbagai komponen harus memiliki tekad dan komitmen yang sama untuk menghentikan banjir dan berbagai dilema susul menyusul yang ditimbulkannya. 

Tentang Penulis

Rahman Rifai

Redaktur Senior RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00