• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Upaya Menggagalkan Registrasi Kartu Prabayar, dengan Menyebar Hoax

12 March
08:38 2018
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta: Antusias masyarakat, yang mekakukan registrasi ulang kartu prabayar, perlu kita Apresiasi. Baik yang  dilakukan melalui pesan singkat, internet maupun mendatangi gerai operator masing-masing. 

Pemerintah, memperbolehkan, registrasi 3  kartu prabayar, untuk satu NIK dan satu KK. Nomor kartu bayar ke Empat, harus didaftarkan ke pihak operator seluler. 

Saat ini , sudah ada 339 juta lebih kartu SIM prabayar yang melakukan registrasi ulang. Jumlah yang sangat besar ini, jika dimanfaatkan untuk hal hal yang baik, maka akan sangat membantu Pemerintah mengkomunikasikan programya kepada masyarakat. 

Akan tetapi, jika jumlah yang besar ini, dimanfaatkan orang orang yang tidak bertanggung jawab, untuk melakukan penyebaran berita HOAX, permusuhan menebar ancaman dan kebencian, maka yang muncul adalah kegaduhan di Negeri ini. 

Adanya berita Hoax yang sengaja disebarkan, dalam program registasi tersebut, Menurut Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informasi di Bidang Hukum Henri Subiakto  sengaja dihembuskan untuk menggagalkan program tersebut. 

Kita tentu mendukung, langkah yang dilakukan Pemerintah untuk membersihkan secara bertahap, data data yang tidak valid, selama bulan Maret 2018. Termasuk pemblokiran telepon dan SMS masuk, akses internet, yang akan dilakukan bulan April 2018. 

Dengan mensyaratkan dua nomor identifikasi tersebut, diharapkan upaya orang yang berniat menyalahgunakan data seseorang dapat ditekan. Termasuk, melindungi data Sim Card dari  berita sampah dan niat jahat dari orang orang yang ingin mengacaukan Negeri ini.
(Sumber Foto: Kominfo)

Tentang Penulis

Rahman Rifai

Redaktur Senior RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00