• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Seputar Rencana Pembubaran Badan Litbang di setiap Kementerian/Lembaga

11 April
08:39 2018
2 Votes (4.5)

KBRN, Jakarta : Keberadaan Badan Penelitian dan Pengembangan (BaLitbang) di setiap Kementerian dan Lembaga dinilai belum mampu memberikan  kontribusi yang signifikan kepada rakyat.

Padahal  Anggaran yang terserap di Lembaga Litbang ini mencapai 24,9 triliun rupiah, suatu  jumlah dana yang sangat besar, tidak sebanding dengan  hasil karya Litbang.

Oleh sebab itu, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) sedang  mengevaluasi  badan penelitian dan pengembangan  di setiap kementerian/lembaga (K/L) yang faktanya belum mampu memberikan kontribusi yang konkret.

 Langkah ini juga bertujuan untuk menjawab kritikan Presiden Joko Widodo   terhadap anggaran Balitbang Rp 24,9 triliun, namun tersebar dan tidak jelas hasilnya.

Menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro bahwa Pemerintah sekarang sedang mereview perlu tidaknya Balitbang di setiap Kementerian  /Lembaga.

Arahnya adalah bisa saja Balitbang tersebut dibubarkan dan diintegrasikan dengan BPPT, LIPI dan BATAN.

Sangat tepat langkah Pemerintah untuk mengintegrasikan setiap Balitbang tersebut, sehingga mampu  melakukan  efisiensi terhadap penggunaan anggaran penelitian dan pengembangan.

 Sebab, selama ini Balitbang di kementerian hanya bersifat pendukung saja, sehingga lebih baik langsung diintegrasikan kepada lembaga yang khusus mengurusi bidang serupa.

Karena Balitbang di setiap  Kementerian/Lembaga itu bersifat pendukung saja, maka hasil Litbang yang telah menggunakan anggaran yang besar, justru banyak yang tidak dipergunakan oleh Kementerian/Lembaga itu sendiri.

Sebagaimana diketahui, Balitbang kemudian sering juga disebut sebagai tempat penampungan pejabat atau karyawan yang tidak sejalan dengan penguasa, bahkan Balitbang disindir dengan istilah Badan Yang Sulit berkembang.

Oleh sebab itu, Balitbang di setiap Kementerian/Lembaga sangat tepat jika diintegrasikan dengan BPPT dan LIPI, agar dikelola dengan fokus dan lebih profesional.

Sebuah penelitian atau riset itu sangat penting dan strategis bagi suatu negara, sehingga riset memang  perlu dilakukan berkesinambungan, namun harus  fokus sesuai dengan substansi dari riset itu sendiri.

Kita  ingin agar hasil Litbang berupa  perwujudan yang jelas, dan ini bisa juga dilaksanakan  melalui kerjasama antara peneliti, dunia usaha dan  perguruan tinggi.

Bentuknya melalui kerjasama yang konkret, kolaborasi yang jelas, sehingga nanti keluarannya adalah sebuah produk karya Litbang yang memberi manfaat sebesar-besarnya  bagi rakyat.
(Sumberfoto : kemendagri)

Tentang Penulis

Ida Bagus Alit Wiratmaja

Redaktur Senior

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00