• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Sikap Permisif Masyarakat Menyuburkan Pelaku Teroris

14 May
07:25 2018
1 Votes (1)

KBRN, Jakarta : Aksi bom bunuh diri di tiga tempat ibadah ummat Kriatiani di Kota Surabaya, membuka mata kita, betapa leluasanya, para penebar teror melakukan aksinya. Mereka telah memanfaatkan kelengahan dan sikap masa bodo yang kita pertontonkan.

Lihat saja, sebuah rumah di Perumahan Wonorejo Asri, Rungkut Surabaya, ternyata dikontrak D, terduga pelaku teror bom gereja di Surabaya. Warga yang berdekatan dengan rumah yang ditemukan 4 bom itu, ternyata tidak tahu jika rumah itu, dihuni terduga pelaku teror bom. Masyarakat seolah bersikap apatis dan permisif pada keberadaan orang atau kelompok yang diduga terkait jaringan terorisme.

Akibatnya, para pelaku teror bisa dengan mudah mendapatkan perlindungan. Sampai-sampai pentolan teroris semacam Noordin M Top dan lainnya dapat menikah dan punya keturunan selama dalam pelarian. Ansyaad Mbai, Mantan Kepala Desk Koordinasi Pemberantasan Terorisme Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, pertengahan bulan Juli 2008 lalu mengatakan, ada sebagian kelompok masyarakat yang sangat permisif terhadap para teroris dan ideologi mereka. Akibatnya, para teroris bisa mendapat tempat berlindung yang nyaman.

Sikap permisif semacam itu, tidak terjadi di negara lain, termasuk Malaysia. Ketika gembong teroris Dr Azahari ditetapkan sebagai buronan, keluarganya harus berpindah-pindah tempat karena tidak diterima oleh lingkungan setempat. Jangan sampai sikap toleran kita dimanfaatkan pelaku teror. Kita harus, bergandengan tangan, memerangi aksi teroris, dengan memperkuat sistim pengamanan lingkungan tempat tinggal kita. Laporkan, jika ada hal hal yang mencurigakan kepada aparat keamanan. Jangan biarkan, pelaku teror, hidup berkeliaran, meneror kita.

Tentang Penulis

Rahman Rifai

Redaktur Senior RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00