• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Indonesia Harus Dapat Bebaskan WNI Tervonis Mati di Arab Saudi

7 July
04:33 2018
0 Votes (0)

Disusun oleh : Besty Simatupang

KBRN, Jakarta : Entah bagaimana memulai menghitung jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja Informal di berbagai belahan dunia yang terancam hukuman. Selain memang sudah ada yang dieksekusi mati, ada juga WNI kita yang masih menunggu vonis hukuman mati  tersebut  dan jumlahnya cukup lumayan.

WNI yang terancam hukuman mati di Arab Saudi beberapa diantaranya terpaksa mengakui tuduhan, yang tidak mereka lakukan. Ini bukan yang pertama kali. Beruntung WNI bernama Nurkoyah akhirnya dinyatakan tidak bersalah setelah 8 tahun mendekam di penjara dan bebas dari hukuman mati.

Saat ini ada 18 WNI di arab Saudi terancam hukuman mati, akan kah mereka bisa bernasib sama seperti Nurkoyah bisa lepas dari  jeratan hukuman mati ? perlu kerja keras bagi kuasa hukum maupun pemerintah Indonesia untuk membebaskan warganya dari vonis hukuman mati.

Namun yang kita harapkan saat proses hukuman berlangsung WNI tervonis bersalah tidak buru buru dan serta merta mengakui tuduhan yang dialamatkan kepadanya .Sampai menunggu batuan dari kuasa hukumnya.

Dari serangkaian Kasus Hukuman Mati itu,  kita memang harus menekankan bentuk bantuan advokasi seperti apa yang harusnya  diberikan pemerintah Indonesia melalui perwakilannya  di Arab Saudi, juga perlu dicari tau apakah mereka  terpaksa mengakui perbuatan kriminal yang tidak dilakukannya karena dibawah tekanan ? Dengan demikian akan mempermudah  pemerintah Indonesia untuk kembali menagih komitmen Arab Saudi, yang sebelumnya menyatakan akan memberikan notifikasi diawal proses hukum kepada perwakilan RI jika terdapat WNI yang terlibat kasus hukum.

Dengan demikian akan menumbuhkan sikap optimis kita sebagai bangsa untuk dapat membebaskan tarsangka hukuman mati bebas dari hukuman nya tersebut. Bentuk kehadiran Negara pun jelas  terlihat dari pendampingan dan pembelaan yang di berikan kepada warga negaranya yang sedang mengalami permasalahan di negeri orang. (Foto: Tirto.id)

Tentang Penulis

Agus Rusmin

Reporter Senior RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00