• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Gebrakan Mendikbud Nadiem untuk Pendidikan di Indonesia

11 November
10:12 2019
4 Votes (3)

KBRN, Jakarta : Kita tidak tahu, apakah pilihan Presiden Joko Widodo menjadikan CEO Gojek Nadiem Makarim sukses atau tidak menjadi Mendikbud ? Pilihan sangat berani tersebut tentu tidak sedikit yang menyoal, apalagi nadiem Makarim memimpin para profesor seluruh Indonesia yang usianya sebagian sudah sepuh dan setidaknya mereka berjuang sejak mulai pendidikan S1, S2, S3 hingga dapat gelar Professor. Nadiem juga mengurusi anak-anak Sekolah Dasar yang punya banyak cita cita. Selain itu, Nadiem memimpin jajaran struktural di kantor Pusat Kemendikbud dengan pola kerja yang serupa sejak zaman dahulu sampai sekarang.

Kadang banyak orang bingung, sekolah sejak SD, SMP, SMA bertahun tahun dan dapat pelajaran bahsa Inggris, tapi setelah lulus tetap saja tidak pandai berbahasa Inggris. Kurikulum bolak balik ganti, tapi outputnya yang biasa saja, tidak pernah ada seluruh lulusan SMA jadi orang hebat secara massal. Kalaupun ada orang menjadi pandai, melesat dan terkenal, itu lebih banyak faktor individual dan keluarga memberikan dorongan secara kuat. Itu sebagian fenomena dalam lingkup pendidikan di Indonesia yang akan dituntaskan oleh Mendikbud Nadiem Makarim. Sejak jadi menteri, sejumlah orasi dan dialognya viral.

Sebagian ditambahi logo, ada empat hal setidaknya yang sering diungkapkan untuk menjadikan SDM Unggul. Pertama kemampuan bahasa Inggris, kedua penguasaan data coding, lalu statistik dan keempat adalah psikologi. Itu adalah standar Internasional, ditambah lagi soal nasionalisme yang tidak sempit. Menarik, semoga kita ada umur panjang, menyaksikan pelajar pelajar Indonesia empat sampai lima tahun ke depan, pelajar Indonesia hebat bahasa Inggrisnya, pandai melakukan coding, juara statistik, memahami psikologi dan punya semangat nasionaliame terbuka. Ini memang menantang, bisa kah Nadiem Makarim yang usianya masih 30-an mewujudkan berbagai ungkapannya di media sosial dan berbagi konten?.

Semoga Nadiem mampu dan dapat merubah cita-cita pelajar negeri ini dari semula ingin jadi guru, jadi dokter, jadi insinyur,  atau jadi polisi ? Menjadi cita cita sebagai youtuber, ahli coding, ahli statiska dan yang lainnya. Bila keberatan dengan gagasan mendikbud Nadiem Makarim, silahkan tidak menyekolahkan anaknya di Indonesia.
.

Tentang Penulis

Tsalisa Nur Aini

Tsalisa 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00