• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Kontroversi Larangan Salam Semua Agama oleh MUI Jawa Timur

12 November
08:00 2019
0 Votes (0)

Adalah Majlis Ulama Indonesia MUI Jawa Timur yang mengutarakan persoalan salam saat pembukaan atau saat kegiatan resmi. Belakangan ini memang seringkali seseorang yang menjadi pembicara atau narasumber, sering membuka pembicaraan dengan salam dari lima agama sekaligus. 


Biasanya dimulai dengan selamat pagi atau siang atau malam. Lalu ada salam dalam agama Islam yakni "Assalamualaikum" dan seterusnya. Lalu ada "Salam sejahtera." Setelah itu ada "Shalom" dalam agama nasrani. Lalu ada Salam dalam agama Hindu, "Om Swastiastu," lalu salam dalam.agama Budha, "Namo Budaya," dan terakhir "Salam Kebajikan."

Untuk membuka acara saja sampai demikian banyaknya salam diucapkan. Bisa jadi maksudnya baik, yakni memberi salam kepada seluruh hadirin pertemuan yang memiiliki keyakinan beragam. Namun jadinya malah unik. 

Karena itu, muncul gagasan cukup satu jenis salam saja. Gagasan demikian cukup bernas. Maka, sejatinya pemerintah peru membakukan protokoler jenis salam yang diucapkan. Di dalam bahasa Inggris sangat simpel, "good morning", "good afternoon" atau "good evening." 

Ini persoalan seperti sederhana, tapi bukan tidak mungkin akan menjadi serius. Belum lagi kemudian bila ditambah dengan doa. Doa dalam agama apa yang perlu digunakan dalam forum resmi. Bisa jadi nanti ada gagasan doa dalam keyakinan agama Islam, Kristen, Ktaholik, Hindu, Budha dan Konghucu.

Sekali lagi Ini terkesan sederhana, namun perlu segera disikapi pemerintah.

Widhie Kurniawan, Kepala Pusat Pemberitaan LPP RRI

Tentang Penulis

Syarif Hasan Salampessy

Redaktur Puspem LPP RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00