• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Wilayah Maluku Utara dan Sebagian Sulawesi Utara Diguncang gempa bermagnitudo 7.1

15 November
10:08 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Edukasi publik secara intens menjadi satu keharusan bagi masyarakat Indonesia, terutama yang tinggal di kawasan pesisir. Kawasan pesisir akan menderita dua kali saat terjadi genpa tektonik. Pertama karena guncangan gempa itu sendiri,  kedua karena ancaman tsunami yang akan muncul.

Gempa di Halmahera wilayah Maluku Utara malam tadi hingga dini hari sempat memunculkan tsunnami beberapa CM. Kendati air laut naik hanya beberapa CM, nmun tetap saja namanya Tsunami. Masyarakat di kawasan tersebut sempat bergerak mengungsi.

Bersyukurnya, pemutakhiran gempa terus menuju pada getaran rendah.Gempa di Maluku Utara dan sulawesi utara semakin menunjukkan bahwa Indonesia adalah negeri dengan beragaam bemcana dan harus disikapi serius.

Upaya edukasi dan simulasi secara intens perlu dilalukan agar masyarakat menjadi terlatih. Sayangnya, jajaran kementerian, instansi dan lembaga tidak banyak mengalokaaikan amggaran bagi upaya edukasi dan sumulasi. Paling banyak adalah anggaran tanggap bencana, atau amggaran untuk memulihkan keadaan pasca musibah.

Perlunya edukasi dan simulasi juga harus didukung oleh manajemen komunikasi yang baik, khususnya acuan informaai saat terjadi bencana. Biasanya saat seperti itu ada hoaks dan informasi tidak bertanggung jawab.

Media radio teresterial sangat mudah menjadi acuan, sebab komunikasi digital sering mati saat terjadi musibah, Sekali lagi, kita perlu bersyukur genpa malam tadi di wilayah Maluku Utara dan Sukawesi Utara tidK menimbulkan korban tewaa dan tingkat kegentingannya tidak besar.

Namun kita juga mendapat catatan penting bahwa Indonesia adalah kawasan ring of fire dan rawan bencana, sehingga harus serius menyikapi program edukasi dan simaai guna meminimalisir korban besar. Demikian komentar.

Tentang Penulis

Afrizal Aziz

Redaktur Pro 3 RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00