• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Suasana Perayaan Natal Umat Kristiani yang Berlangsung Damai, Aman, dan Lancar

26 December
08:57 2019
1 Votes (4)

KBRN, Jakarta : Hiruk pikuk antara kebolehan ucapan selamat natal, larangan melakuan natal di sejumlah tempat, hingga antisipasi serangan bom saat malam natal usai sudah.

Semuanya sudah kembali dalam suasana yang sama pagi ini.

Menariknya, semua itu ternyata lebih banyak merupakan gorengan media massa, terutama media sosial daripada kondisi sebenarnya.

Namun uniknya, hal yang digoreng-goreng melalui media sosial itu diviralkan dan kemudian dinaikkan pula melalui media arus utama atau mainstream media.

Contohlah misalnya apa yang ternyata berlangsung dan lancar pelaksnaaan peringatan Natal di Dharmasraya, Sumatera Barat.

Beberapa hari sebelum tanggal 25 Desember, ramai orang memviralkan larangan Natal di salah satu wilayah di Sumbar tersebut, namun kemarin suasananya aman dan lancar.

Menko Polhukam Machfud MD memastikan bahwa larangan natal di Dhramasraya hanya ramai di media sosial. 

Sementara itu, plus minus penjagaan ketat aparat keamanan, setidaknya juga berhasil membuat suasana malam Natal dan hari Natal berlangsung secara kondusif.

Tidak ada gesekan dan serangan seperti yang dikhawatirkan sebelum ini.

Sedangkan Pro-Kontra antara MUI Jawa Timur dan NU Jawa Timur juga disikapi landai oleh masyarakat.

Kita perlu memberi apresiasi  bagi semua pihak yang telah berhasil membangun suasana aman dan damai saat umat kristiani merayakan natal.

Ini catatan yang baik tentunya, dan apresiasi tersebut layak ditujukan bagi khalayak luas bangsa Indonesia.

Dalam kondisi masyarakat yang dihujani ribuan bahkan jutaan informasi tiap hari, maka yang paling diperlukan adalah ketahanan masyarakat itu sendiri.

Tidak mudah sepertinya untuk mengandalkan aparat keamanan dan birokrat menghadapi beragam informasi yang masuk.

Karena itu, penguatan daya tahan masyarakat untuk melakukan self cencorship menjadi penting.

Tidak sedikit tokoh, pejabat dan media massa memberikan narasi negatif dan bahkan provokatif. Namun, tatkala khalayak luas memiliki daya tahan informasi yang baik, maka narasi negatif yang kadang cenderung provikatif, dapat diabaikan.

Karena itu, ketika perayaan Natal umat Kristiani kemarin berlangsung aman dan damai, maka itu sesungggunya karena daya tahan masyarakat yang semakin baik.

Keberhasilan itu, adalah sukses semua  pihak dan sukses Bangsa Indonesia.

Tentang Penulis

Nugroho

rri.co.id

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00