• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Pimpinan Daerah Tak Punya Solusi Hadapi Banjir

2 January
08:12 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Selamat pagi Indonesia. Mari berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada petugas kebersihan, pemadam kebakaran, petugas sumber daya air, aparat TNI, SAT dan Satpol PP, serta petugas unsur lain yang rela bekerja tiada henti memperlancar aliran sungai dan mengurangi genangan air. Mereka berjibaku di tengah guyuran hujan dan genangan air di kawasan Jabodetabek. 

Tapi patut menjadi sebuah kekecewaan melihat para pemimpin daerah di kawasan tersebut, seperti Gubernur DKI Jakarta, Bupati Bogor, Walikota dan Bupati Bekasi, Walikota Tangerang dan unsur pimpinan daerah lainnya. Mereka selalu mempersalahkan kiriman air dari wilayah selatan adalah penyebab banjir. Setidaknya itu adalah kalimat yang diucapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kemarin, setelah melihat-lihat area terdampak banjir.

Dalam sejarah beradaban, wilayah selatan adalah pegunungan dan kawasan dengan intensitas hujan lebih banyak di seputar  Bogor dan Kabupaten  Bogor. Artinya, sejak bapak dan nenek moyang dahulu kala, air memang berasal dari kawasan selatan menuju Pantai Utara Jawa melewati Bogor, Depok, Jakarta, Cipinang, Cileduq, dan Tanggerang. Karena itulah semua mengenal yang bernama Kali Ciliwung, Cisadane, serta sejumlah anak sungai lain.

Daerah selatan itu dulunya sebagian besar adalah rawa dan situ tempatnya air. Tapi para pimpinan daerah telah memberi izin pembangunan rumah, gedung dan bangunan lain tanpa perhitungan atau kalkulasi yang tepat. Cenderung sembarangan. Inilah akibatnya ketika air tidak punya rumah lagi. Hanya ada sedikit lagi situ, rawa atau wilayah resapan air. Kebijakan pembangunannnya kasar, sebab para pemimpin tersebut cenderung tidak berpihak pada lingkungan hidup. 

Oleh karena itu, cocok kiranya Ibukota pindah dari Jakarta dan pengelolaannya tidak boleh diserahkan kepada pemerintah daerah. Peristiwa banjir 1 Januari 2020 kemarin syukurnya terjadi saat hari libur. Seandainya hari kerja, dapat dibayangkan kekacauan yang ditimbulkannya. Demikian komentar, Selamat pagi. 

Penulis  :  Widhie Kurniawan, Pimred Pusat Pemberitaan 

Tentang Penulis

Miechell Octovy Koagouw

Miechell Octovy Koagouw Editor RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00