• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Invasi Ekonomi Tiongkok di Asia

18 January
09:31 2020
1 Votes (2)



KBRN, Jakarta : Dalam dua dekade terakhir, kebangkitan ekonomi Tiongkok mengantarkan Negeri itu mencanangkan gerakan Made in China 2025. Banjir inovasi teknologi  dan Produksi massal yg murah, membuat Tiongkok mulai melakukan ekspansi dan invasi pasar. Ekspansi karena memperluas pasar yg tadinya bukan pasar tradisional bagi Tiongkok. 

Misalnya saja untuk kawasan Asia Tenggara/ Asia Selatan, sekondan Utama Tiongkok yg dengan mudah terlihat adalah Myanmar, Laos Dan Kamboja, baik dari sisi ekonomi dan kiblat politik. Tapi utk ekspansi dan mungkin juga invasi pasar pada saatnya nanti, Tiongkok juga mulai Masuk ke negara2 Asia Tenggara lainnya. 

Thailand  yg tadinya sangat kuat pengaruh Amerika dalam pembangunannya,  mulai mendapat dukungan kerjasama pertahanan.  Untuk Indonesia, Tiongkok bahkan termasuk salah satu investor terbesar  di Indonesia, dengan rencana pembangunan 24 pelabuhan, 15 bandara, jalan sepanjang 1000 km dan pembangkit listrik 3500 MW. Filipina juga mulai mendekat ke Tiongkok. 
Untuk Malaysia ada sedikit catatan, pasca kepemimpinan Nadjib Rajak, terjadi pembatalan proyek pembangunan Kereta api listrik terpanjang di Malaysia.

Yang perlu disadari bahwa ekspansi Tiongkok ke Asia Tenggara Dan Selatan terjadi juga karena Amerika dibawah kepemimpinan Presiden Trump mengabaikan strategi Poros Asia yg sudah dimainkan Presiden Obama sebelumnya. Kekosongan peran Amerika di Asia Tenggara inj dimanfaatkan dengan baik oleh Tiongkok. Bukan tidak mungkin, jika terjadi perubahan kepemimpinan Amerika dalam Pemilu tahun depan, bisa saja terjadi perubahan kekuatan ekonomi dalam mengelola Asia Tenggara/ Selatan. 

Catatan lainnya adalah Tiongkok pernah tidak sukses dalam mengelola investasi di Srilanka dan Zimbabwe, yang menyebabkan kedua negara terjerembab dalam kondisi ekonomi yang lebih buruk. Sudah sepantasnya menjadi kewaspadaan bagi negara2  Asia Tenggara dan Selatan yang kini mengandalkan suntikan investasi dari Tiongkok. 


Oleh: Wenny Aulia , Redaktur Senior RRI.

Tentang Penulis

Tsalisa Nur Aini

Tsalisa 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00