• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Penerapan Tanggap Darurat COVID-19 Masih Diangap Angin Lalu

24 March
07:02 2020
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Hari kedua penerapan jaga jarak phisik Tanggap Darurat Virus Corona di Jakarta ternyata belum dilaksanakan secara signifikan.

Mall masih buka, pasar masih ramai, minimarket dipenuhi pengunjung dan kedai kopi serta warung makan tetap menjadi area orang berkumpul.

Ini jelas pengabaian seruan pemerintah untuk menghindari kumpulan orang. Pengabaian, tidak mengindahkan, cuek dan tidak peduli adalah tanda-tanda bahaya.

Ini warning bagi negara, bahwa penyebaran virus corona masih potensi meluas. Negara Italia, adalah contoh nyata bagaimana kecuekan atau ketidakpedulian warga Italia khususnya di kota Milan, menjadi awal malapetakan mengerikan di Italia.

Baru satu bulan serangan wabah Virus Corona di Italia, sudah 59 ribu orang terpapar, dan korban meninggal mencapai 5.400 an orang.

Jumlah Pasien Virius Corona yang meninggal, tertingggi pada hari Sabtu lalu, mencapai 793 orang meninggal dalam satu hari.

Di Indonesia, sejak 21 hari lalu hingga Senin kemarin, 579 positif corona dan 49 meninggal. Sebagian besar ternyata pasien ada di Jakarta. Ini yang mengkhawatirkan dan bahkan mengerikan.

Jakarta adalah pusat segala aktifitas di negara ini, mulai pemerintahan, bisnis dan aktivitas masyarakat lainnya. Saat orang Jakarta abai, maka ini perlu diwaspadai.

Seberapapun fasilitas kesehatan yang disiapkan negara, maka tidak akan cukup. Satu satunya cara hanya menguatkan imunitas dan menjaga jarak phisik, tidak berkumpul.

Seraya berdoa, kita berharap Negara harus hadir,  menerapkan seruan ini. Bila perlu dengan sikap tegas. Kita tidak ingin jadi Italia kedua yang warganya cuek.

(ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama)

Tentang Penulis

Widhie Kurniawan

Kapuspem RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00